Rabu, 20 Nov 2019

Warga Medan Tembung Keluhkan Minimnya Suplai Air PDAM Tirtanadi

Rabu, 10 Juni 2015 11:10 WIB
Medan (SIB)- Warga di Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung khususnya lingkungan VIII minta PDAM Tirtanadi segera menambah debit air ke rumah mereka. Karena hingga saat ini suplai air hanya mengalir mulai pukul 04.30 WIB subuh itu pun hanya menetes. Sementara di lingkungan lain debit air PDAM terus berlimpah.

Pdt S Yabes Manalu salah satu warga setempat kepada wartawan SIB, Senin (8/6) mengatakan suplai air PDAM Tirtanadi sangat kecil atau terbatas , tetapi masyarakat pelanggan selalu membayar retribusi puluhan ribu rupiah per bulannya. Kejadian itu sudah berlangsung lama, mulai September 2014 lalu hingga saat ini. 

“Masyarakat sudah berkali-kali melaporkan keluhan ini ke pihak PDAM setempat, tetapi belum ada tanda-tanda penambahan debit air, sementara di tempat lain  air PDAM selalu deras  sehingga kami merasa dianak tirikan PDAM selama ini,” keluhnya.

Dijelaskannya, akibat debit air yang kurang itu sudah banyak warga mulai menggunakan alat bantu mesin pompa air tetapi yang disedot hanya angin karena debit air yang minim.

“Sudah banyak warga menggunakan mesin pompa air untuk menyedot air PDAM, tetapi yang keluar hanya angin, Akibatnya meteran air dan listrik membengkak bayaran juga membengkak akhirnya,” ujarnya.

Karena itu Manalu mewakili masyarakat lingkungan VIII meminta PDAM Tirtanadi untuk menambah pasokan air, seperti di lingkungan lainnya, siang dan malam air berlimpah.

“Kami warga yang baik, yang selalu mematuhi kewajiban kami, tetapi kenapa kami selalu dianak trikan. Bukankah kami juga warga Kota Medan yang harus diperlakukan sama dengan yang lain,  agar  tidak mengganggu kami beraktivitas berupa mandi,  mencuci pakaian dan memasak,” pungkasnya. (A16/w)
 
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments