Jumat, 14 Agu 2020

Warga Keluhkan Banjir karena Ketiadaan Drainase di Medan Johor

admin Sabtu, 19 Januari 2019 14:26 WIB

Medan (SIB)- Warga Medan Johor, khususnya yang bermukim di Lingkungan Karya Jaya bernama Eka Jaya mengeluhkan banjir yang kerap melanda pemukiman mereka akibat ketiadaan drainase. Bila hujan sedikit, air pasti menggenangi rumah warga karena drainase lama tumpat akibat ditembok beton di muara oleh satu pengembang.

Keluhan itu disampaikan warga pada Royana T Marpaung SE yang melaksanakan reses II tahun 2018 di Kelurahan Medan Johor, Medan Johor, Medan, Jumat, (18/1).

Lurah Medan Johor Erwin Dm yang ikut dalam pertemuan penyerapan aspirasi tersebut, membenarkan kondisi tersebut. Anggota DPRDSU dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) meminta lurah dan warga duduk bersama dan membicarakan hal tersebut dengan semangat kekeluargaan. "Sebagai anggota legislatif, saya memastikan membawa persoalan itu pada instansi terkait.

Kecamat bahkan ke Wali Kota Medan, tapi sangat baik jika dirembug lebih dulu," ujar Royana Marpaung didampingi staf reses Evelyn Sitanggang SE MAP dan Ika Sibayang dan anggota DPRD Medan Andi Lumban Gaol SH MH.

Royana mengatakan, infrastruktur dan drainase seharusnya menjadi program prioritas Pemko Medan, sejalan dengan program kerja Gubsu Edy Rahmayadi serta Presiden Joko Widodo.

"Tetapi kasus pembetonan pagar perumahan yang menutup drainase persoalan serius dan spesifik," tambahnya. Warga pun mengeluhkan tentang persoalan kepemilikan jati diri seperti KTP elektronik dan KK. Persoalan lain adalah soal Narkoba yang semakin marak di lingkungan warga.

Menjawab hal itu, Royana Marpaung mengatakan, pihaknya pasti akan membawa masalah dimaksud. "Soal kepemilikan administrasi kependudukan menjadi hal jamak, tapi sedang diselesaikan. Kiranya warga jangan bosan memertanyakan kepengurusan hal dimaksud pada lurah bahkan camat", katanya.

Perempuan pengurus Patambor Indonesia tersebut meminta pada lurah dan kepala lingkungan yang hadir untuk tak jemu bersih-bersih lingkungan. "Khusus drainase, menjadi perhatian," sebutnya.

Mengenai drainase yang tak ada, Lurah Medan Johor Erwin Dm mengatakan, semula drainase lancar tapi ketika lahan dibeli pengembang dan langsung membeton, maka arus air dan limbah rumah tangga tertutup. "Lurah dan perangkatnya sudah menghubungi pengembang tapi permintaan untuk menjebol tembok, tidak ditanggapi," ujarnya.

Kunjungan reses Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut II dalam kaitan Reses II Tahun Sidang V 2018 - 2019, Royana Marpaung diikuti penguatan nasionalisme keindonesiaan dari mantan anggota Paskibra tersebut. (R10/c)

T#gs Warga Keluhkan Banjir karena Ketiadaan Drainase di Medan Johor
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments