Sabtu, 23 Nov 2019
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Wakil Wali Kota Medan Berharap BPJS Permudah Masyarakat Dapatkan Fasilitas Kesehatan

Wakil Wali Kota Medan Berharap BPJS Permudah Masyarakat Dapatkan Fasilitas Kesehatan

Sabtu, 17 November 2018 13:52 WIB
SIB/Dok
SOSIALISASI: Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menghadiri acara Sosialisasi Program JKN-KIS pada tokoh agama dan tokoh masyarakat di Karibia Boutique Hotel Jalan Timor Medan, Kamis (15/11).
Medan (SIB)- Sebagai salah satu program unggulan pemerintah, Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebagai kartu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, harus bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

"Sehingga masyarakat selaku peserta JKN-KIS merasa terjamin dari segi kemudahan dan kepastian mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan kesehatan mereka," ujar Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi ketika menghadiri acara Sosialisasi Program JKN-KIS pada tokoh agama dan tokoh masyarakat Sumut di Karibia Boutique Hotel Jalan Timor Medan, Kamis (15/11).

Di samping itu, ketika peserta JKN-KIS hendak menggunakan fasilitas kesehatan, proses layanannya diharapkan harus jauh lebih cepat. Terkait fasilitas, Akhyar mengatakan, para peserta JIKN-KIS juga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan penerima rujukan yang sesuai kompetensi dan sarana prasarana yang mereka butuhkan.

Dipesankan kepada pihak BPJS Kesehatan selaku penyelenggara program JKN-KIS agar tetap melakukan berbagai program inovatif. "Jangan sampai program yang sudah direncanakan menjadi sia-sia hanya karena sulitnya proses administrasi layanan kepada publik," ujarnya.

Itu sebabnya wakil wali kota sangat mengapresiasi digelarnya Sosialisasi Program JKN-KIS pada tokoh agama dan tokoh masyarakat. Sebab, kegiatan ini dinilainya merupakan upaya agar berbagai informasi tentang program JKN-KIS bisa sampai kepada masyarakat.

"Kemampuan para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menerangkan esensi nilai sosial dan nilai keagamaan yang terkandung dalam program JKN-KIS, akan membantu menyebarluaskan tentang pentingnya program ini sebagai salah satu program strategis pemerintah," terangnya.

Meski pemerintah telah menyediakan JKN-KIS namun dipesankannya agar masyarakat tetap merapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Di samping itu rutin melaksanakan olahraga, olah jiwa dan olah batin. Sebab, sehebat apapun fasilitas kesehatan yang disedikan pemerintah tanpa diikuti masyarakat dengan menjaga kesehatannya, tentunya sia-sia.

Sosialisasi itu juga dihadiri Asisten Deputi Bidang Perencanaan Keuangan dan Manajemen Resiko BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sumut dan Aceh Idris Halomoan, mewakili BPJS Kesehatan Cabang Medan Ratna Dewi Ningsih, Analis Bidang Promosi BPJS Kesehatan Pusat Afri Yenita Roza, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta Brand Ambassador BPJS Kesehatan Ade Rai.

Sebelumnya, Idris Halomoan memaparkan jumlah peserta BPJS di seluruh Indonesia sudah mencapai 205 juta peserta. Sedangkan di Sumut sendiri  sampai saat ini telah mencapai 71,3 persen atau sekitar 10 juta masyarakat yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS.

"Keunggulan menjadi peserta BPJS adalah portabilitas, artinya bisa berlaku dan dapat dijangkau dimana saja kita berada di Indonesia," jelasnya lagi.
Acara sosialisasi dirangkaikan dengan panduan hidup sehat yang disampaikan Brand Ambassador BPJS Kesehatan Ade Rai. Pria berdarah Bali yang pernah meraih beberapa prestasi nasional dan internasional selama berkarir sebagai binaragawan memberikan trik dan tips pola hidup sehat yang sangat sederhana untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (A13/d)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments