Jumat, 17 Jan 2020

Wagubsu Ingatkan PNS Tidak Tambah Libur Lebaran

*Apresiasi Korpri Sumut Salurkan Zakat Bagi Pengungsi Rohingya
Selasa, 14 Juli 2015 10:18 WIB
Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi secara simbolik menyerahkan zakat dari Baznas Pemprov Sumut kepada PNS golongan I dan II di lingkungan Pemprov Sumut, usai usai Apel Pagi PNS dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Senin (13/7).
Medan (SIB)- Wagubsu Tengku Erry Nuradi mengingatkan seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di jajaran Pemprov Sumut untuk tidak menambah waktu libur Lebaran yang telah ditetapkan. Sebab waktu libur sepekan dirasa cukup untuk dimanfaatkan bersama keluarga di kampung halaman.

"Boleh dikatakan waktu libur kita ini hampir seminggu. Mulai 16  hingga 22 Juli sekalian cuti bersama. Karena itu tentu kita harapkan pada Rabu, 22 Juli, para PNS sudah kembali masuk kerja," ujar Erry kepada wartawan usai memimpin apel pagi di halaman kantor Gubsu, Senin (13/7).

Dia mengatakan itu sebagai upaya meningkatkan disiplin sesuai arahan dari pemerintah pusat. Diharapkan PNS dan pejabat eselon bisa mematuhi aturan yang berlaku. Sebab akan ada sanksi tegas kepada PNS dan pejabat eselon yang ternyata seenaknya menambah waktu libur lebaran.

Seperti diketahui, waktu libur PNS secara nasional dalam memperingati Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah, mulai 16-21 Juli 2015. Artinya sekitar 6 hari waktu libur telah diberikan pemerintah kepada para pamong pelayan masyarakat itu.  Seperti tahun-tahun sebelumnya pihaknya tetap melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) guna memantau kehadiran PNS di jajaran Pemprovsu di hari pertama kerja pascalibur Lebaran.

Selain mengingatkan soal waktu libur kerja, Wagubsu juga berpesan bagi yang pulang ke kampung halaman untuk berhati-hati. Jangan memaksakan diri berkendara apalagi saat ngantuk. "Sampaikan salam saya kepada keluarga dan sanak saudara di kampung halaman. Dan mari kita menunaikan kewajiban membayar zakat fitrah serta jangan lupa masuk kerja kembali tanggal 22 Juli," katanya.

Dalam kesempatan itu Wagubsu juga  melepas tim Korp Pegawai Negeri (Korpri) Sumut  dalam program penyaluran zakat kepada pengungsi Rohingya. Zakat tersebut merupakan bentuk kepedulian Korpri Sumut atas nasib dan kondisi pengungsi Rohingnya.

Pelepasan dilakukan dari di halaman Kantor Gubsu, usai Apel Pagi PNS di lingkungan Pemprovsu.  Tengku Erry menyatakan apresiasi atas kepedulian Korpri dengan menyalurkan zakat kepada pengungsi Rohingya yang kini masih hidup di sejumlah titik penampungan. “Ini bukti bahwa PNS yang menjadi anggota Korpri, memiliki kepedulian terhadap sesama. Kepedulian ini layak menjadi contoh bagi kita semua,” ujarnya.

Usai melepas tim Korpri, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pemprovsu juga menyalurkan zakat kepada PNS golongan I dan II dilingkungan Pemprov Sumut. “Penyerahan zakat untuk PNS sebagai bentuk profesionalisme, tanggunjawab dari Baznas Sumut dalam menyampaikan amanah. Mari kita tingkatkan kepedulian ini dimasa mendatang,” ajaknya.

 Dia  juga mengimbau kepada PNS yang menerima zakat dan infaq dari Baznas Sumut untuk menggunakan rezeki yang diterima dengan baik. “Ilmu tertinggi adalah mampu bersyukur. Untuk itu, gunakan rezeki yang ada untuk hal baik pula,” sarannya.

Sebagi perwujudan solidaritas sosial, pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan, Pemprovsu melalui Baznas Sumut sebagai lembaga pengumpul zakat umat telah menyerahkan zakat kepada PNS golongan I dan II di lingkungan Pemprov Sumut sebesar Rp300 ribu perorang dalam menghadapi persiapan hari Raya Idul Fitri 1436 H dan menunaikan zakat fitrah keluarga. (A14/w)





T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments