Selasa, 22 Okt 2019

Wabup Deliserdang Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD 2019

admin Jumat, 28 Juni 2019 10:52 WIB
SIB/Jekson Turnip
SAMPAIKAN NOTA: Wabup Yusuf Siregar sampaikan nota keuangan P-APBD 2019 kepada Wakil Ketua DPRD Deliserdang Kamaruzaman di Lubukpakam, Rabu (26/6).
Lubukpakam (SIB) -Wakil Bupati HMA Yusuf Siregar menyampaikan nota keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Deliserdang Tahun Anggaran 2019 pada sidang paripurna DPRD yang dipimpin Wakil Ketua Kamaruzzaman SAg didampingi Timur Sitepu dan Imran Obos, Rabu (26/6) di gedung dewan, Lubukpakam.

Wabup mengatakan, P-APBD pada dasarnya merupakan sebuah tahapan dalam penyempurnaan anggaran pendapatan dan belanja. Sebab pada penyusunan APBD, pendapatan dan belanja yang bersumber dari pemerintah pusat dan provinsi ada yang tidak terealisasi dari target. Untuk itu harus dilakukan perubahan APBD dengan memertimbangkan perubahan kebijakan pendapatan daerah, perubahan kebijakan belanja daerah serta perubahan kebijakan pembiayaan daerah.

Disebutkan rencana pendapatan daerah pada P-APBD tahun 2019 diperkirakan menjadi Rp3.999.067.649.223, meningkat sebesar Rp12.586.825.286 atau 0,32% dari target semula Rp3.986.480.823.937. Rinciannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) di P-APBD 2019 yang direncanakan Rp1.167.794.977.442 menjadi berkurang sebesar Rp570.773.878 atau turun 0,05% dibandingkan APBD tahun 2019 yaitu sebesar Rp1.168.365.751.320.

Sedangkan dana perimbangan pada P-APBD tahun 2019 menjadi sebesar Rp2.054.904.857.733, berkurang sebesar Rp8.761.141.517 atau menurun sebesar 0,42% dari target semula sebesar Rp2.063.665.999.250. Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah pada P-APBD ditargetkan sebesar Rp776.367.814.048, angka itu bertambah sebesar Rp21.918.740.681 atau 2,91% dari target semula sebesar Rp754.449.073.367.

Secara umum dijelaskan Yusuf Siregar bahwa pada rencana pendapatan daerah terjadi kenaikan dan penurunan khususnya pada pos lain-lain pendapatan daerah yang sah. Dimana pada komponen pendapatan hibah dari target semula Rp149.926.600.000 menjadi sebesar Rp148.052.800.000 atau turun sebesar Rp1.873.800.000.

Penurunan target pendapatan tersebut disebabkan adanya penyesuaian terhadap keputusan gubernur terhadap dana BOS mengalami penurunan sebesar Rp3.973.800.000 dan sesuai Perjanjian Penerusan Hibah (PPH) antara pemerintah pusat dan pemerintah Kabupaten Deliserdang melalui Surat Kementerian Keuangan RI Nomor PPH-02/MK.7/2019 tanggal 14 Februari 2019, bahwa Pemerintah Kabupaten Deliserdang mendapat alokasi sebesar Rp2.100.000.000.

Perlu disampaikan tutur wabup bahwa sampai dengan saat ini perubahan penerimaan hibah dana BOS belum ditetapkan oleh Gubernur Sumatera Utara. Untuk itu jika nanti terdapat penambahan sesuai dengan keputusan Gubernur Sumatera Utara, pendapatan dana hibah dana BOS dan belanjanya akan dilakukan penyesuaian kembali.(T05/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments