Minggu, 17 Nov 2019

Viral, Mundurnya Guru Membuat Siswa SMKN 1 Galang Menangis Histeris

admin Sabtu, 19 Januari 2019 15:22 WIB

Galang (SIB)- Puluhan siswa SMK Negeri 1 Galang Kabupaten Deliserdang menangis histeris setelah mengetahui 10 orang gurunya mengundurkan diri dan tidak lagi bekerja menjadi pengajar.

Para siswa tampak kecewa dan menangis seperti yang beredar di media sosial setelah diunggah oleh pemilik akun Facebook Widia Sri, Rabu (16/1). Widia Sri mengunggah tiga video yang berbeda.

Para siswa sempat bermohon agar guruguru mereka itu bisa kembali lagi mengajar. Di dinding facebooknya mendapat respon yang cukup banyak dari pemilik akun lain.

Selain ikut mengomentari sebagai pemilik akun facebook juga ada yang membagikannya. Adapun caption yang ditulis pada tiga video yang ia unggah seperti berikut "Tujuh tahun dibangun dengan susah payah dan berakhir dengan tangisan. Terlalu banyak pengorbanan dan pengabdian mereka untuk kami.

Tidak ada yang bisa menggantikan posisi mereka". Kemudian isi dinding facebooknya, "Gimana nasib adikadik kelasku tanpa kalian guruguru terbaikku, aku tau gimana susahnya mengahadapi UNBK, UJIKOM yg udah tinggal menghitung bulan.

Siapa yg akan membimbing mereka??? Apakah ada yang rela pulang malam demi anak muridnya dan menunggu sampai bisa tanpa kalian pikirkan kalian pulang jam berapa yang kalian tau kami bisa. Apakah ada??? I do not think so, A good educator is like a candle that burns itself to light the path of someone else".

Penelusuran SIB di SMKN 1 Galang, Kamis (17/1) pagi terlihat suasana aktivitas belajar mengajar sudah berjalan seperti biasanya. Kepala SMKN 1 Galang, Tiopan Saragih yang dikonfirmasi membenarkan ada 10 orang guru yang mengundurkan diri dari sekolah. Disebut 10 guru tersebut berstatus sebagai Guru Tidak Tetap atau sering disebut tenaga honorer, para guru mengundurkan diri tanpa ada paksaan siapapun. "Mereka mengundurkan diri bukan dipecat. Ada ini surat pengunduran dirinya sama saya.

Awalnya mereka hanya mengundurkan diri dari jabatan tapi kemudian mereka mengundurkan diri sebagai pengajar dan tidak lagi bersedia bekerja di sini lagi.

Sempat saya tanya kenapa, tapi mereka bilang mereka tidak bisa lagi mengikuti sistem yang saya buat. Kalau sama saya di sini kalau terlambat saya suruh pulang," kata Tiopan yang baru enam bulan menjabat. Menurutnya, selama ini para pengajar dan siswa seluruhnya wajib untuk datang tepat waktu pukul 07.15 WIB.

Ia tidak pernah membeda-bedakan peraturan untuk guru yang berstatus PNS ataupun yang honorer. Ia mengaku wajib untuk menegakkan disiplin karena dirinyalah yang menjadi pimpinan.

"Yang PNS pun kalau terlambat ya saya suruh pulang juga. Ya memang kemarin seperti itu (siswa menangis-nangis) tapi sekarang sudah tidak ada masalah lagi. Sudah selesai. Saya kecewa lihat mereka yang mengundurkan diri itu kenapa mereka memprovokasi anakanak ini. Inikan generasi penerus," kata Tiopan.

Wartawan sempat menghubungi satu di antara guru yang mengundurkan diri. Walaupun sudah tidak lagi mengajar di tempat itu ia meminta agar namanya tidak untuk dituliskan.

Katanya, ia mengundurkan diri karena mengikuti jejak rekannya yang lain lantaran dirinya juga merasa memang sudah tidak nyaman lagi bekerja di sekolah itu. Namun saat ditanyai apa yang membuatnya tidak nyaman ia tidak dapat menjabarkannya. "Susah bilangnya. Bukan karena disuruh masuk pukul 07.15 WIB.

Kalau masalah itu kami tidak mempersoalkannya karena kami juga pengajar. Sudah tidak nyaman lagi, lebih baik saya mundur. Kalau gaji kami di situ dibayar Rp40.000 perjam," katanya Selain guru honorer yang mengundurkan diri, SIB juga sempat mewawancarai para siswa. Namun saat itu mereka menolak untuk memberikan keterangan. (C06/h)

T#gs Mundurnya Guru Membuat Siswa SMKN 1 Galang Menangis HisterisViral
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments