Selasa, 20 Agu 2019

Videonya Viral di Medsos, Pengemudi Agya Rampas HT Polantas karena Ditilang

* Kapolsek Medan Timur: Anggota Kita Sudah Membuat Laporan
Sabtu, 27 Oktober 2018 13:36 WIB
Medan (SIB)- Aksi seorang pengemudi mobil Toyota Agya BK 1236 OS yang protes dan tidak mau ditilang oleh Polantas Unit Lantas Polsek Medan Timur di Jalan Krakatau/Simpang Jalan Bilal, Kecamatan Medan Timur menjadi viral pasca beredarnya videonya di media sosial.

Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson B Pasaribu yang dikonfirmasi wartawan, Jumat (26/10) membenarkan adanya kejadian tersebut. Dijelaskan peristiwa itu terjadi pada Senin (22/10) sekira pukul 08.20 WIB. Saat itu petugas Polantas, Bripka Januar Rezmaz Hasugian sedang melaksanakan tugas mengamati perubahan lampu traffic light berwarna merah dari arah Jalan Cemara menuju Jalan Sutomo.

"Di saat bersamaan ada mobil Toyota Agya menerobos traffic light, sehingga anggota kita menghentikan mobil tersebut. Petugas Polantas meminta surat-surat kendaraan dari pengemudi yang diketahui berinisial TP. Ia memberikan SIM B1 dan STNK mobilnya. Petugas kemudian menjelaskan ke pengemudi itu jika ia telah melanggar lampu lalulintas," ujar Kapolsek.

Saat petugas hendak menilang pengemudi itu tak terima dan mencoba merebut SIM dan STNK yang dipegang Bripka Januar. Lantaran tak bisa mengambil SIM dan STNK, pengemudi itu merampas handy talky (HT) milik petugas yang digantungkan di kerah baju dinas polisi itu.

"Pengemudi mobil tersebut langsung melemparkan HT tersebut ke dalam mobil miliknya, serta meminta wanita di dalam untuk menjalankan mobilnya. Anggota juga berusaha meraih HT di dalam mobil tersebut, namun pengemudi mencoba menghalang-halangi dan mendorong petugas, sehingga terjadi saling tolak-tolakan badan," ungkapnya sembari menambahkan pengemudi mengatakan ke petugas Polantas untuk bertemu di Poldasu.

Lanjutnya, wanita di dalam mobil langsung mengambil alih kemudi dan menjalankan mobil meninggalkan lokasi atas perintah TP. Di saat bersamaan TP menyusul ke arah mobil dengan berjalan kaki. Pengemudi mobil tersebut langsung tancap gas. Sedangkan petugas Polantas membuat surat penilangan karena sudah sesuai Standar Operasional Prosedure (SOP). Setelah itu petugas membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Medan Timur yang tertuang di Nomor: LP/871/X/2018, Tanggal 22 Oktober 2018.

"Anggota kita sudah melaporkan TP terkait pencurian dengan kekerasan Sub melawan petugas. Langkah-langkah yang akan kita lakukan yakni melengkapi mindik, periksa saksi korban dan saksi di TKP, sita barang bukti dari korban dan vidio yang beredar/viral dan lainnya. Selanjutnya akan dilakukan gelar perkara untuk kelengkapan formil dan materil dari alat bukti, serta unsur pasal persangkaan dan menetapkan status tersangka," tegasnya. (A16/q)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments