Jumat, 17 Jan 2020

Truk yang Beroperasi pada Wakti Dilarang Ditilang

Selasa, 14 Juli 2015 10:15 WIB
Medan (SIB)- Truk bersumbu lebih dari dua ke atas yang membandel melintas di jalan provinsi pada waktu yang dilarang akan ditilang. Hal ini untuk mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas selama berlangsungnya arus mudik Lebaran 2015.

“Truk roda enam ke atas yang masih beroperasi di siang hari  mulai H-5 ditilang, baru pukul 20.00 WIB dibebaskan,” ujar Kabid Angkutan Darat Dishubsu Darwin Purba MT kepada SIB, Senin (13/5).

Dijelaskannya, pelarangan operasional tersebut sesuai dengan kesepakatan bersama untuk kelancaran arus mudik Lebaran. “Kami sudah mengadakan sosialisasi kepada pengendara truk roda enam ke atas dengan membagikan selebaran yang isinya, mulai H-5 sampai H+3  tidak boleh beroperasi di siang hari, khususnya jalan yang dilintasi mudik,” ujarnya.

Dishubsu akan terus memantau penerapan peraturan tersebut di lapangan dan tidak segan-segan menilang truk maupun kendaraan berat yang membandel tetap melintas.

“Kami akan menjerat dengan UU LLAJ No 22 Tahun 2009, bila terdapat truk yang membandel dan tetap melintas,” tegasnya.

Meski demikian, Dishub masih memberikan pengecualian terhadap truk yang mengangkut komoditi pokok dan BBM. Menurutnya, selama liburan Lebaran dan arus mudik, truk maupun kendaraan berat mengangkut komoditi pokok dan BBM kondisinya sangat vital.

“Nanti kami cek dan dilakukan pemantauan isi truk maupun kendaraan yang melintas. Bila itu membawa komoditi pokok, maka diperbolehkan lewat. Bila tidak, maka akan ditilang,” tegasnya.

Dishub berkomitmen untuk memberikan kenyamanan bagi para pengendara, selama berlangsungnya arus mudik maupun arus balik, yakni dengan mendirikan pos pantau lalu lintas dan rest area di tempat-tempat yang strategis. (A16/q)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments