Minggu, 17 Nov 2019

Tim Terpadu Jaga Pool-pool Bus dan Taksi di Jalan Sisingamangaraja Medan

admin Minggu, 20 Januari 2019 14:26 WIB
SIB/Danres Saragih
Diabadikan : Tim terpadu terdiri Camat Medan Amplas Edi Mulia Matodang, Kabid Angkutan Darat Suryono, Kepala Terminal Amplas Yusuf Nasution, Kabid Sarana Prasarana Burhan Harahap dan lainnya foto bersama saat memantau penutupan pool KUPJ, Sabtu (19/1).
Medan (SIB)-Tim Terpadu yang terdiri dari Dinas Perhubungan Kota Medan, Ditsamapta Poldasu dan Satlantas Polsek Patumbak, Sabtu (19/1) kembali melanjutkan penertiban dengan menutup semua pool Bus AKAP (Anta Kota Antar Provinsi) dan Bus AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) maupun taksi di sepanjang Jalan Sisingamangaraja Medan, Sabtu (19/1).

Pantauan SIB, pool yang dijaga Tim Terpadu adalah Pool Sartika, Pool KUPJ, PT KBT, Bus Bintang Utara, PT Palapa, PT Putra Melayu dan lainnya sehingga seluruh pool yang tidak ada izin itu tidak bisa beroperasi dan bus juga tidak bisa masuk pool. Seluruh calon penumpang yang datang ke pool, terpaksa dilansir ke Terminal Terpadu Amplas Medan.

Kabid Lalu Lintas Angkutan Darat Dishub Kota Medan Suryono MT mengatakan, penertiban pool-pool yang tidak memiliki izin akan terus dilaksanakan di Kota Medan, agar tidak membuat jalan macat. "Tahap pertama kami lakukan di seluruh pool dan loket yang ada di Jalan Sisingamangaraja ini. Tahap kedua, di pool-pool Jalan Jamin Ginting (Padangbulan) dan akan menggeser ke Pasar Induk Laucih dan ke Terminal Terpadu Pinangbaris. Tetapi karena prasarana belum siap ke Pasar Induk, maka belum dilakukan penertiban di tempat itu," ujarnya.

Sementara Kabid Sarana Prasarana Burhan Harahap meminta kepada angkutan umum, Go Jek atau angkutan online yang membawa penumpang ke sejumlah pool dan loket di sepanjang Jalan Sisingamangaraja Medan agar jangan menurunkan calon penumpang, tetapi langsung membawa ke Terminal Terpadu Amplas.

"Jadi perlu ada kerjasama yang baik dengan pengguna jasa angkutan, sehingga dengan cepat seluruh pool dan loket di Jalan Sisingamangaraja dapat tutup semua," ujarnya.

Mandor KUPJ M Simanjuntak ketika ditanya SIB tanggapannya atas penertiban pool-pool liar itu, ia mengatakan mendukung karena itu merupakan peraturan pemerintah. Tetapi ia berharap tim penertiban agar bekerja profesional dan tidak tebang pilih semua harus ditindak dan ditutup.

Dalam penertiban lanjutan ini, tim terpadu menangkap dan menindak kendaraan yang didapat beroperasi dari pool dengan menahan selama 3 jam dan menandatangani surat pernyataan, agar jangan mengulangi lagi, seperti bus di PT Bayu 1 unit, PT Putra Melayu 1 unit dan PT KBT 4 unit. (A12/d)


T#gs Tim Terpadu Jaga Pool-pool Bus dan Taksi di Jalan Sisingamangaraja Medan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments