Jumat, 06 Des 2019
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Sikapi Keresahan Masyarakat Medan Marelan, FP Demokrat Sesalkan Pemko Biarkan Danau Siombak Terlantar

Sikapi Keresahan Masyarakat Medan Marelan, FP Demokrat Sesalkan Pemko Biarkan Danau Siombak Terlantar

admin Jumat, 08 Februari 2019 11:20 WIB
Danau Siombak
Medan (SIB) -Fraksi P Demokrat DPRD Medan meminta dinas terkait Pemko Medan agar membenahi Danau Siombak di Kelurahan Payapasir, Kecamatan Medan Marelan. Pasalnya keberadaan danau tersebut sudah meresahkan masyarakat setempat karena airnya jorok dan bau.

"Warga yang tinggal di sekitar danau mengaku tidak nyaman. Selain bau, airnya juga bisa menimbulkan wabah penyakit. Kalau air sudah kotor dan berbau busuk tentu banyak kumannya, karena sudah tercemar," kata Sekretaris Fraksi P Demokrat DPRD Medan Parlaungan Simangunsong ST kepada wartawan, Kamis (7/2). Masyarakat mengadukan permasalahan lingkungan yang tidak sehat tersebut ke Fraksi Demokrat melalui Burhanuddin Sitepu SH.

Parlaungan meminta Pemko agar serius merawat objek-objek wisata di Medan, khususnya yang ada di kawasan Medan Utara. "Kalau wisata bisa maju di sana, maka perekonomian akan maju di daerah pinggiran. Jangan hanya di inti kota Medan saja yang maju, sentuhan pembangunan di pinggiran harus merata," kata Parlaungan.

Potensi danau buatan di Medan Utara kata Parlaungan tidak hanya di Marelan, di Griya Martubung Kecamatan Medan Labuhan juga ada. Semula danau yang disebut warga waduk itu tempat warga berekreasi dan mencari nafkah, kita terlantar karena tidak dirawat.

Begitu juga Danau Siombak. Kata Parlaungan, tempat tersebut menjadi danau buatan hasil kerukan pasir untuk membangun jalan tol Belawan-Tanjungmorawa tahun 80an silam. Karena berpotensi menjadi objek wisata dan masyarakat bisa mencari ikan, maka oleh Pemko ditetapkanlah tempat itu jadi objek wisata Danau Siombak.

"Tapi kenapa Pemko tidak menganggarkan perawatannya sehingga airnya jadi bau. Masyarakat yang jadi korban, orang sudah tidak mau lagi berkunjung di tempat itu ditambah lagi airnya tercemar, tentu bisa menimbulkan wabah penyakit," terangnya.

Menurut dia, dewan akan mendukung Dinas Pariwisata jika menganggarkan biaya perawatan danau buatan di Medan Utara. Karena, kalau objek wisata ditata dengan baik, orang-orang akan datang berekreasi, apalagi Medan sangat minim objek wisata.

"Kalau Pemko tidak mampu, serahkan saja kepada swasta pengelolaannya, saya yakin objek wisata tersebut bisa berkembang pesat ditangan swasta. Karena kasihan warga kalau itu tercemar," tegasnya. (A10/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments