Minggu, 17 Nov 2019
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai

Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai

Sabtu, 17 November 2018 16:25 WIB
Medan (SIB)- Sekdaprovsu Dr Hj R Sabrina MSi mengatakan, sistem kepegawaian saat ini akan menggunakan aplikasi elektronik yang transparan dan lebih melindungi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari pengaruh atau tekanan dari luar. Hal itu disampaikan Sekdaprovsu saat membuka sosialisasi E-Formasi di Hotel Polonia Medan, Kamis  (15/11).

Sosialisasi aplikasi E-Formasi di lingkungan Pemprovsu tersebut dihadiri seluruh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bidang kepegawaian. 

Dia mengatakan, materi yang akan disampaikan berkaitan dengan pengoperasian metode aplikasi dimaksud. Karena itu, seluruh ASN harus mampu meningkatakan kualitas dan kapasitas personal agar kinerja ke depan lebih baik dari sekarang. "Tidak ada alasan seorang pegawai (ASN) tidak pandai atau tidak bisa. Semuanya perlu proses, belajar. Apalagi kita sudah diberikan tunjangan (TPP) cukup besar, jangan ada lagi cerita aneh dalam hal melayani. Inilah hubungannya dengan E-Formasi, semuanya harus transparan," ujar Sabrina.

Menurut dia, semua tempat memiliki formasi atau jabatan. Sehingga dengan sistem aplikasi ini, keberadaan seluruh pegawai dapat diketahui. Begitu juga mempercepat proses administrasi serta menjamin keakuratan data terkait dengan struktur organisasi, peta jabatan, jumlah pegawai yang ada, jumlah pegawai yang dibutuhkan, posisi penempatan pegawai, alokasi kekurangan dan kelebihan pegawai baik pusat maupun daerah.

"Mari kita tingkatkan komitmen dan etos kerja. Karena itu kita akan terus lakukan pembinaan pegawai secara bertahap dan berjenjang. Kepada pejabat bidang kepegawaian di semua OPD, agar memasukkan semua data ASN ke sistem kepegawaian kita," katanya.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut Dr Kaiman Turnip menyebutkan, aplikasi ini adalah untuk mensinkronkan seluruh para OPD dari mulai pembuatan e-formasi, e-jabatan sampai analisis jabatan (Anjab) dan analisis beban kerja (ABK). Sehingga semua tahu bagaimana mengisi data online di semua instansi. "Sesuai dengan PermenPAN 25/2016, agar semua mengaktifkan aplikasi e-government karena kita akan terapkan pelayanan tanpa kertas. Itu nanti dipetakan melalui e-formasi dengan standarisasi dari PermenPAN," pungkasnya. (A11/l)



T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments