Sabtu, 14 Des 2019

Sambut Hari Kasih Sayang

SM HKBP UAS Kunjungi Jemaat yang Sakit

admin Minggu, 17 Februari 2019 12:48 WIB
SIB/Dok
Anak-anak Sekolah Minggu HKBP UAS bersama guru-guru SM dan parhalado saat mengunjungi jemaat yang sakit, Minggu (10/2).
Medan (SIB)- Hari Kasih Sayang, yang jamak dikenal dengan Valentine Day, diisi oleh anak-anak beserta guru-guru Sekolah Minggu HKBP Jalan Uskup Agung Sugiopranoto dengan mengunjungi warga jemaat lanjut usia dan jemaat yang sedang sakit, Minggu (10/2) lalu.

Kegiatan yang diselenggarakan rutin setiap tahun ini juga diikuti beberapa orangtua anak Anak Sekolah Minggu (ASM) dan parhaldo. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajarkan untuk mengasihi sesama serta belajar memberi kepada orang-orang yang membutuhkan uluran tangan.

Hal ini sesuai dengan ajaran Tuhan Yesus dalam Matius 25:40, "Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku." "Mengasihi sesama, memang, harus diajarkan kepada anak-anak sejak dini sehingga di masa depan mereka menjadi pembawa damai serta menjadi orang-orang yang suka berbagi.

Inilah inti dari pengajaran Yesus yang terus diajarkan di sekolah minggu," kata ketua panitia Valentine Day HKBP UAS Debby Haro. Menurut Debby Haro, kunjungan kali ini dibagi dalam enam kelompok dengan mengunjungi 12 warga jemaat yang sakit maupun lansia ke rumah masing-masing yang tersebar di berbagai sudut kota Medan. Kegiatan ini diisi dengan acara singkat yang dipandu guru-guru Sekolah Minggu.

Sementara ASM membacakan Firman Tuhan untuk menguatkan jemaat yang berada dalam keadaan lemah karena sakit. Acara dilanjutkan dengan pemberian bingkisan sederhana sebagai tanda kasih kepada jemaat dan diakhiri dengan doa bersama. Kegiatan yang didampingi sejumlah parhalado HKBP UAS ini ternyata disambut gembira oleh jemaat yang dikunjungi. Mereka terlihat sangat bersukacita atas kunjungan anak-anak yang masih kecil, polos dan penuh dengan kegembiraan.

Mereka inilah yang kelak menjadi penerus gereja. Para jemaat yang sakit tidak menyangka gereja akan mengunjungi mereka melalui anak-anak Sekolah Minggu.

Mereka pun merasa bersyukur dan berterimakasih atas perhatian gereja. Selama kegiatan berlangsung, anak-anak terlihat bersemangat dan bersukacita meskipun dihinggapi rasa lelah sehabis belajar dan beribadah.

Debby mengatakan, kegiatan kunjungan kasih ini sudah dilakukan secara rutin di tahun-tahun sebelumnya. Ia berharap, ke depan kegiatan semacam ini terus dilakukan gereja sebagai perpanjangan tangan Tuhan untuk mengunjungi jemaat yang lemah karena sakit dan karena usia lanjut. Ia juga berharap, gereja terus mendukung kegiatan ini.(R4/c)
T#gs SM HKBP UAS Kunjungi Jemaat yang Sakit
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments