Sabtu, 19 Okt 2019

Rudenim Medan Luncurkan Aplikasi Pengawasan Pengungsi

admin Selasa, 17 September 2019 12:15 WIB
Ilustrasi
Medan (SIB) -Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kota Medan meluncurkan Aplikasi Pengawasan Pengungsi Berbaris Android (e-App) di Hotel Top In Jalan Flamboyan Raya No.81 Medan, Senin (16/9). Peluncuran aplikasi sekaligus mencatatkan Rudenim Medan menjadi yang pertama dari 13 Kantor Rudenim yang ada di Indonesia yang melakukan pengawasan pengungsi secara online.

Kota Medan sendiri merupakan kota terbanyak menerima pengungsi, dimana saat ini jumlah pengungsi ada 2001 orang di 20 CH dari 16 negara.

Kepala Rudenim Medan Viktor Manurung mengatakan, dengan aplikasi ini membuat pihaknya bisa melacak para pengungsi yang ada di 20 Community House (CH) di Medan sekitarnya.

"Apabila para pengungsi ada yang kedapatan bekerja, keluar di luar jam malam, hingga berada di klub malam dapat dideteksi dan akan segera dilakukan pembinaan yang bekerjasama dengan Kesbangpol Kota Medan," ucapnya.

Saat ini ada 2001 pengungsi yang ada di Kota Medan, aplikasi ini dibuat karena kekurangan petugas yang dapat mengawasi.

"Jadi ada 4 fitur dalam aplikasi itu ada fasilitas izin keluar, izin masuk, kolom melaporkan kegiatan. Jadi di CH itu tidak lagi di absen secara manual lagi. Jadi semua pengungsi di sini ada 2001 orang bisa dipantau keberadaannya," tuturnya.

Jadi, dijelaskan Viktor nantinya para pengungsi akan diberikan kartu untuk bisa izin keluar dan akan diverifikasi oleh pemilik Community House di masing-masing tempat.

"Jadi cara pemakaian aplikasi ini nantinya para pemilik CH akan memverifikasi kartu para imigran ini. Jadi ketika akan keluar mereka harus discan dulu datanya. Jadi kami Rudenim dapat memantau keberadaan mereka. Semisal adanya kejadian di CH seperti ada pengungsi yang berkelahi atau melakukan kelakuan buruk di CH bisa diberitahu dalam aplikasi. Lalu nantinya keterangan itu akan masuk dan tim kita langsung turun," bebernya. (M14/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments