Sabtu, 06 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

Rayakan HUT ke 70, Pdt DR Paul F Wakkary MTh Syukuri 51 Tahun Pelayanannya

Selasa, 16 Juni 2015 10:50 WIB
SIB/ Horas pasaribu)
Gembala Sidang Jemaat Gereja GPdI Philadelphia Starban Medan Polonia Pdt DR Paul F Wakkary dan keluarga foto bersama Wali Kota Medan Drs H Dzulmi Eldin MSi pada perayaan HUT ke 70 Pdt Paul Wakkary, Minggu (14/6) di halaman Gereja GPdI Philadelphia.
Medan (SIB)- Pdt DR Paul F Wakkary MTh Gembala Sidang Jemaat Gereja GPdI Philadelphia Jalan Starban Kecamatan Medan Polonia merayakan HUT ke 70, Minggu (14/6). Dia juga mensyukuri pelayanannya 51 tahun sebagai gembala (pendeta) sampai mendirikan gereja GPdI Philadelphia dengan  banyak tantangan. Dia lahir 10 Juni 1945 di Kota Bandung, masa kecilnya penuh dengan derita dan sakit-sakitan.

Ketika beranjak remaja, kehidupannya dipengaruhi pergaulan bebas, dimasa lajangnya mengecap hidup sebagai preman. Hampir setiap hari Paul hidup dengan kekerasan, berkelahi dengan pemuda antar kampung di kawasan Kampung Anggrung Starban. Kehidupan disana pada era tahun 60an sangat rawan, di daerah itu kerap terjadi perang panah, tidak jarang ditemukan mayat korban pembunuhan.

Namun di tengah kerasnya kehidupan di Kampung Anggrung, Paul F Wakkary dipanggil Tuhan menjadi gembala. Dia bertobat dan meninggalkan kehidupannya yang kelam sebagai preman, waktu itu tahun 1964 usianya masih 19 tahun dia menyerahkan  seluruh hidupnya melayani Tuhan sebagai seorang pendeta. Bukan karena dia lahir dari keluarga pendeta, ayah dan abangnya Pdt DR MD Wakkary juga pendeta, tapi dia merasa benar-benar terpanggil oleh Tuhan.

Pelayanannya dimulai dari mengajar sekolah minggu sampai akhirnya menjadi pendeta dan menjadi gembala (pimpinan) gereja GPdI Philadelphia. Perjalanan pelayanannya juga tidak mulus, Paul juga menderita banyak penyakit, tahun 1989 dia menderita lever akut. Bahkan empedunya juga sudah dibuang, namun berkat pertolongan Tuhan dia diberi kesembuhan dan merayakan HUTnya yang ke 70.

Turut hadir sahabat dan kerabat Paul Wakkary pada perayaan tersebut diantaranya, Wali Kota Medan Drs H Dzulmi Eldin, MSi, H Anif, Asisten Pemerintahan Pemprovsu Hasiholan Silaen, SH, Ketua Sumatera Berdoa JA Ferdinandus, Pdt Lucas Timoteus, Pdt DY Surbakti, juga abangnya Pdt DR MD Wakkary . Wali Kota Medan mengapresiasi pengabdian Paul Wakkary sebagai pendeta yang pelayanannya cukup panjang.

“Selama 51 tahun melayani jemaat menunjukkan dedikasinya yang baik di bidang kerohanian. Teruslah Pak Paul Wakkary melayani sampai akhir hayat, semoga menjadi contoh dan teladan bagi semua orang, keberadaan Pak Paul Wakkary sangat  dibutuhkan masyarakat Medan karena pekerjaan pelayanan ini dimulainya dengan tulus,” ungkap Wali Kota.

JA Ferdinadus mengatakan, Paul Wakkary adalah milik semua warga Kota Medan, karena dia telah membuat yang terbaik untuk Medan di bidang pelayanan umat Kristiani.Karena pelayanan yang baik sudah dilakukanPaul, tidak hanya mengetahui isi Alkitab tapi melaksanakan perintah Tuhan yang ditulis dalam Alkitab. Sementara Pdt DY Surbakti mengatakan umur 70 tahun belum tua untuk  melayani Tuhan. Karena Tuhan memakai Musa melakukan perkara-perkara yang besar saat usia Musa 80 tahun. (A12/c)


T#gs
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments