Jumat, 24 Mei 2019
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Ratusan Pelaku UMKM dan Asosiasi Pariwisata Hadiri Perkenalan Pasar Titi Kuning Medan

Pasar Wisata Pertama di Sumut

Ratusan Pelaku UMKM dan Asosiasi Pariwisata Hadiri Perkenalan Pasar Titi Kuning Medan

admin Selasa, 16 April 2019 10:51 WIB
SIB/Dok
GALA DINNER : Kadis Pariwisata Medan Agus Suriono dan perwakilan pengusaha UMKM serta asosiasi pariwisata berfoto bersama di sela Gala Dinner UKM dan Sosialisasi Pasar Titi Kuning di Hotel Garuda Plaza Medan, Rabu (9/ 4).
Medan (SIB) -Seratusan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pelaku ekonomi kreatif, transportasi online dan asosiasi pariwisata menghadiri Gala Dinner UKM dan Asosiasi Pariwisata sekaligus sosialisasi atau memerkenalkan kehadiran Pasar Wisata Titi Kuning (Tikung) yang dilaksanakan di Hotel Garuda Plaza, Rabu (9/4) malam.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Agus Suriyono dalam sambutannya mengajak pelaku UMKM dan Asosiasi Pariwisata di Medan untuk memanfaatkan Pasar Wisata Tikung yang berlokasi di Jalan Brigjen Zein Hamid, Titi Kuning Medan.

Agus mengatakan, Pasar Wisata Tikung adalah hasil dari proyek revitalisasi pasar tradisional Inpres Titi Kuning di Medan yang dikerjakan pihak swasta atau investor. Meskipun direvitalisasi menjadi Pasar Wisata Tikung, keberadaan pasar tradisional yang lama tetap dipertahankan. Dari lima lantai gedung yang ada, pasar tradisional berada di lantai satu, sedangkan pasar wisata ada di lantai dua dan tiga, dan pusat jajanan malam berada di lantai paling atas atau rooftop. Sedangkan basement difungsikan sebagai tempat parkir kendaraan.

"Pasar Wisata Tikung adalah pasar wisata pertama yang ada di Kota Medan dan Sumut yang menampung para pedagang makanan dan produk kerajinan sebagai oleh-oleh khas Medan yang bisa dibeli turis. Kami berharap kehadiran pasar ini akan mendukung perkembangan pariwisata Medan ke arah yang lebih baik ke depannya," kata Agus.

Pimpinan Pasar Wisata Tikung, Hendy Ong mengatakan, Medan sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia merupakan pintu gerbang pariwisata di daerah Indonesia bagian Barat. Kehadiran Pasar Wisata Titi Kuning akan mendukung pemerintah dalam hal pengembangan pariwisata dan industri kreatif.

Kehadiran Pasar Wisata Titi Kuning katanya akan memudahkan para turis asing, domestik maupun turis lokal yang ingin membeli oleh-oleh khas Medan dan Sumatera Utara.

Selama ini kata Hendy, lokasi penjualan oleh-oleh dan cenderamata khas Medan tersebar di beberapa tempat yang saling berjauhan. Hal itu menyulitkan para turis bahkan warga Medan sendiri untuk menjangkaunya, apalagi dengan kondisi kemacetan parah di Kota Medan. Apalagi rata-rata turis hanya memiliki waktu singkat di Medan.

Sementara itu, Ketua UMKM Pasar Wisata Tikung, Supriadi Adiguna mengajak semua UMKM untuk mengambil kesempatan baik ini untuk bergabung di Pasar Tikung, mendapatkan outlet dan menjadi bagian dari Pasar Wisata Tikung agar bisa meningkatkan omset penjualan dan promosi terhadap produknya yang selama ini belum dikenal orang.

"Pastikan Anda menjadi bagian dari program ini karena manajemen menawarkan program gratis sewa kios satu tahun untuk memberi kemudahan berusaha bagi UKM di Sumatera Utara," katanya.

Supriadi mengharapkan, kehadiran Pasar Wisata Tikung dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Sumut dan menambah tingkat hunian menginap di kota Medan. Kehadiran Pasar Wisata Tikung juga diharapkan membuat seluruh wisatawan lebih mudah mengakses dan mendapatkan produk berkualitas yang belum punya branding tapi memiliki kualitas yang tidak kalah dari produk yang sudah memiliki branding. (R14/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments