Selasa, 17 Sep 2019

Ratusan Nelayan Unjuk Rasa di Belawan Menyikapi Dampak Reklamasi Pantai

* Pelindo 1: Tidak Ada Pemberian Tali Asih Tahap Dua
admin Sabtu, 14 September 2019 11:19 WIB
SIB/Pally S
UNJUK RASA: Ratusan nelayan berkumpul di depan pintu masuk utama Kantor Pusat PT Pelindo 1 di Belawan, dalam aksi unjuk rasa terkait pembangunan dermaga BICT, Kamis (12/9).
Belawan (SIB) -Ratusan nelayan di Kecamatan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan serta anggota keluarganya, Kamis (12/9) berunjukrasa di depan pintu masuk utama kantor pusat PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) di Belawan.

Para pengunjukrasa menuntut agar PT Pelindo I menyelesaikan permasalahan nelayan akibat reklamasi pesisir pantai Belawan untuk pembangunan dermaga Belawan International Container Terminal (BICT).

Selain melakukan orasi, pengunjukrasa juga membentangkan sejumlah poster dan spanduk bertuliskan sejumlah tuntutan mereka.
Menurut kalangan nelayan, pembangunan dermaga terminal peti kemas tersebut telah menutup alur keluar masuk kapal penangkap ikan menuju laut lepas, sedangkan alur baru yang dibuka menggantikan alur lama mengakibatkan biaya melaut para nelayan semakin tinggi.

Terkait dengan hal tersebut pengunjukrasa meminta Pelindo I segera menyelesaikan persoalan nelayan yang terdampak pembangunan dermaga tersebut.

Kalangan nelayan juga menuding tali asih yang diberikan pihak Pelindo 1 kepada kurang lebih 3.000 nelayan beberapa bulan lalu tidak tepat sasaran, sehingga pengunjuk rasa yang juga merupakan nelayan tidak mendapatkannya.

Menyikapi aksi tersebut, pihak Pelindo I kemudian melakukan pertemuan dengan sejumlah perwakilan pengunjukrasa.

Salah seorang perwakilan nelayan, Wahyu Kurnia yang ditanyai wartawan mengatakan, inti dari pertemuan dengan pihak Pelindo I, dalam waktu dekat akan dilakukan verifikasi ulang terhadap nelayan yang belum mendapatkan talih asih.

Sementara itu, pihak PT Pelindo I yang diwakili Manager Umum Pelindo 1 Belawan, Khairul Ulya mengatakan, berkumpulnya ratusan nelayan di areal pintu masuk Kantor Pusat Pelindo I tersebut karena adanya pihak yang megisukan bahwa Pelindo I akan memberikan tali asih tahap dua kepada nelayan.

"Kami tegaskan, Pelindo I tidak ada mengagendakan pemberian tali asih kedua, karea proses verifikasi yang dilakukan Dinas Pertanian Kota Medan dan pemberian tali asih terhadap 3.228 orang nelayan di Kecamatan Medan Belawan telah selesai dilaksanakan, tidak akan ada lagi pemberian tali asih," ujar pihak PT Pelindo I kepada wartawan.

Disebutkan, dalam waktu dekat, untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, Pelindo 1 berencana akan menuntaskan persoalan asuransi nelayan serta masalah pendidikan terhadap anak-anak nelayan.

Pihak Pelindo I juga mengatakan, jika pegunjukrasa keberatan atas verifikasi yang telah dilakukan, seharusnya tidak berkumpul di depan kantor Pelindo I, tetapi mempertanyakannya kepada dinas terkait. (M07/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments