Selasa, 07 Jul 2020
PalasBappeda

Proyek Pembangunan Gedung Pasar Modern di Rambung Binjai Mangkrak

Jumat, 13 November 2015 10:53 WIB
SIB/Ruben Panggabean
Proyek pembangunan pasar Tradisional Modern di Jalan Sibolga, Binjai Selatan yang mangkrak Tampak tiang-tiang yang sudah berdiri kokoh akhirnya terbengkalai ditinggal kontraktornya, foto dipetik Rabu (11/11) .
Binjai (SIB)- Sempat digadang-gadang sebagai kebanggaan dan keberhasilan Pemko Binjai semasa dipimpin Wali Kota Idaham, ternyata proyek pembangunan Gedung Pasar Tradisional Modern di daerah Rambung, Kota Binjai senilai Rp 14 miliar  mangkrak alias tidak selesai tanpa jelas apa penyebabnya.

Pantauan wartawan, Selasa (10/11) bangunan pasar yang direncanakan sebagai gedung megah berlantai dua itu terbengkalai. Ironisnya,  bangunan pasar  yang pengerjaan fisiknya ditaksir masih 25 persen itu sudah ditumbuhi semak belukar hingga setinggi 1 meter.

Sejumlah warga sekitar dan beberapa pihak yang mengetahui ihwal proyek itu secara terpisah menyebutkan, aktivitas pembangunannya telah terhenti di bulan Oktober 2014 dimana pekerja maupun peralatan kerja sudah tidak terlihat lagi di lokasi.

Disebutkan, peresmian dimulainya pembangunan pasar modern itu ditandai acara seremoni yang dihadiri unsur pimpinan daerah di Kota Binjai. Belakangan bangunan yang terdiri dari struktur lantai 1 berikut tiang-tiang beton yang berdiri kokoh di lokasi itu terlihat terlantar.

Dari penelusuran wartawan di kalangan pejabat Pemko Binjai yang tidak mau namanya ditulis, proyek itu disebut-sebut terhenti karena pihak Dinas PU Binjai sama sekali belum ada mencairkan dana sepeser pun. Hingga akhirnya kontraktor yang mengerjakan proyek itu menyetop seluruh pekerjaan sampai pihak  Pemko Binjai mencairkan dana sesuai tahap yang telah dilaksanakan mereka.

Proyek jasa kontruksi yang bersumber dari APBD Bantuan Keuangan Propinsi tahun 2015 tahap (1) tersebut berhenti tidak jelas penyebabnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Binjai Nanang tidak dapat ditemui di kantornya guna dimintai penjelasan terkait proyek yang berada di satuan kerja yang dipimpinnya. Demikian pula ketika dikonfirmasi via telepon dan pesan singkat juga tidak berbalas. (A17/l)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments