Sabtu, 19 Okt 2019

Anggota DPRD Deliserdang Dituduh Pukul Warga

Praktisi Hukum : Damai Tidak Bisa Tutup Kasus Pidana Murni

admin Jumat, 28 Juni 2019 11:13 WIB
Herman Darwin Nasution SH
Lubukpakam (SIB) -Kasus penganiayaan adalah pidana murni, sehingga sekali pun sudah diikhlaskan oleh pihak korban dan telah mencabut laporannya kepada pihak yang berwenang, penyidik tetap berkewajiban memroses perkara tersebut hingga ke proses persidangan.

Hal itu disampaikan praktisi hukum Herman Darwin Nasution SH, ketika diwawancara SIB, Rabu (26/6) di Lubukpakam, terkait kasus penganiayaan yang dituduhkan kepada oknum anggota DPRD Deliserdang Fraksi Nasdem berinisial NT (39) warga Dusun I Desa Pundenrejo Kecamatan Tanjungmorawa.

Menurutnya, ada dua jenis delik sehubungan dengan proses perkara yaitu delik aduan dan delik biasa. Dalam hal ini, perkara penganiayaan adalah merupakan delik biasa, sehingga tanpa adanya persetujuan dari yang dirugikan (korban), penyidik tetap berkewajiban memroses perkara tersebut. Karena perdamaian itu adalah dasar pertimbangan bagi hakim untuk memutus bebas atau mengurangi hukuman.

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum anggota DPRD Deliserdang NT dilaporkan melakukan tindakan pemukulan terhadap warga, Senin (10/6) pukul 22.00 WIB di salah satu warnet tidak jauh dari kediaman oknum anggota DPRD Deliserdang. Sesuai dengan pengaduan nomor LP/256/VI/2019/SU/Res-DS, Kamis (13/6) malam di Mapolres Deliserdang, tindakan pemukulan itu disebut-sebut dipicu karena masalah HP android. (T03/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments