Sabtu, 25 Mei 2019
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Polrestabes dan Kejari Medan Diminta Tindaklanjuti Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SDN 060870

Polrestabes dan Kejari Medan Diminta Tindaklanjuti Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SDN 060870

* Kepsek Zamri Mengaku Pihaknya Sudah Diperiksa Polisi
admin Rabu, 15 Mei 2019 10:38 WIB
Ilustrasi
Medan (SIB) -Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Komunikasi Masyarakat Pesisir Sumatera Utara (FKMPSU) meminta Kapolrestabes Medan dan Kejaksaan Negeri Medan agar menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasi Sekolah (BOS) yang merugikan keuangan negara Rp 103.309.000 pada tahun anggaran 2017 di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 060870 Jalan Gunung Krakatau Pulobrayan Darat I Medan Timur.

Demikian dikatakan Ketua Umum FKMPSU Ismanto SH kepada SIB, Rabu (8/5) atas temua tim mereka atas dugaan tindak pidana penggunaan dana BOS di SDN 060870 yang telah dilaporkan ke Polrestabes Medan dengan nomor pengaduan No 12/LPK/FKMP-SU/B/XII/2018 dan Kejari Medan dengan nomor pengaduan No 12/LPK/FKMP-SU/B/XII/2018.

Dijelaskan, dugaan korupsi, dalam penggunaan dana BOS yang tidak sesuai dengan rencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) tahun anggaran 2017 itu berupa pembelian sampul rapor, pengadaan buku pelajaran untuk pemeliharaan dan perbaikan gedung, pagar dan halaman, pengecetan ruang kelas, pengembangan kompetensi lulusan, pengembangan pendidik dan pengadaan meja, kursi dan tenaga kependidikan.

Ia berharap pihak Polrestabes dan Kejari Medan agar segera memeriksa Kepsek SDN 060870 atas dugaan penyimpangan dana BOS tersebut dan memberi hukuman yang setimpal atas kerugian negara itu.

"Hukuman setimpal harus diberikan kepada Kepsek selaku pengambil kebijakan apabila terbukti bersalah. Karena di sekolah lain juga diduga banyak terjadi hal yang sama sehingga bila ada Kepsek yang dihukum, maka membuat kepala SDN yang lainnya akan takut melakukan hal yang sama", tegasnya.

Kepala Sekolah SDN 060870 Zamri ketika dikonfirmasi SIB melalui telepon selulernya, Senin (13/5) mengakui pihaknya diperiksa di Polrestabes Medan soal penggunaan dana BOS triulan I-IV tahun 2017 atas temuan DPP FKMPSU. "Sampai saat ini kami masih diperiksa di Polrestabes Medan terkait penggunaan dana BOS, seperti Kepsek, guru pengajar, guru honor dan pegawai yang terlibat penggunaan dana BOS," katanya.

Ketika ditanya apa benar ada dugaan penyelewengan penggunaan dana BOS di SDN 060870 yang dilaporkan DPP FKMPSU di Polrestabes Medan itu, Zamri meminta wartawan agar menunggu hasil pemeriksaan dari polisi. (M12/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments