Selasa, 19 Nov 2019
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Poldasu Lengkapi Berkas Perkara Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif Anggota DPRD Tapteng

Poldasu Lengkapi Berkas Perkara Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif Anggota DPRD Tapteng

admin Selasa, 02 April 2019 10:17 WIB
Ilustrasi
Medan (SIB) -Penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu sedang melengkapi berkas tersangka Sintong Gultom dalam perkara dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif tahun anggaran 2016-2017 bernilai Rp655 juta.

"Lagi dilengkapi, secepatnya akan kita kirim. Mengingat empat tersangka sudah P-22," ucap Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Senin (1/4).

Menurut dia, untuk tersangka Sintong Gultom tidak ada pasal tambahan walaupun sudah dilakukan DPO terhadap dirinya. "Pasalnya tetap sama dan tidak ada tambahan pasal lagi," jelas dia.

Saat ini, Sintong Gultom akan dikenakan pasal 2 ayat (1) subsidair pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana. "Pasal ini juga dikenakan kepada empat anggota DPRD Tapteng yang sudah diserahkan ke jaksa karena berkasnya sudah lengkap," kata Nainggolan.

Menurut MP Nainggolan, penangkapan Sintong Gultom dilakukan atas kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan anggaran perjalanan dinas fiktif ke luar daerah anggota DPRD Tapteng untuk tahun anggaran (TA) 2016 dan 2017. Sintong Gultom, sebelumnya tidak menghadiri 2 kali panggilan yang dilayangkan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Poldasu.

"Sehingga kemudian, pada 4 Desember 2018, penyidik mendatangi kediaman tersangka di Dusun I Desa Pearaja, Kecamatan Sorkam, dengan didampingi kepala desa. Namun tersangka tidak ditemukan. Menurut istri tersangka, Sintong Gultom sudah meninggalkan rumahnya sejak 26 November 2018 dengan alasan tugas dan tidak pernah berkomunikasi lagi," jelasnya.

Oleh karenanya, lanjut MP Nainggolan, penyidik Ditreskrimsus Poldasu menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Sintong Gultom. DPO tersebut, sambungnya dikeluarkan pada 12 Desember 2018, hingga akhirnya tertangkap awal pekan kemarin.

Sebelumnya, MP Nainggolan juga mengatakan, pihaknya telah melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi perjalanan fiktif berikut empat tersangka anggota DPRD Tapteng ke pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) pada Kamis (14/3). Pelimpahan tahap II itu dilakukan setelah pihak Kejatisu menyatakan berkas perkara empat wakil rakyat tersebut lengkap.

Keempat tersangka yang sudah dilimpahkan ke kejaksaan itu masing-masing Awaluddin Rao, Hariono Nainggolan, Julianus Simanungkalit dan Jonias Silaban.

Ia menambahkan, dalam kasus dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif anggota DPRD Tapteng Tahun Anggaran (TA) 2016-2017 bernilai Rp655 juta lebih tersebut ditetapkan sebanyak lima tersangka, termasuk Sintong Gultom. (A18/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments