Rabu, 20 Nov 2019

Poldasu Akui Belum Tangani Dugaan Korupsi di Bank Sumut

* LBH Medan Minta KPK Turun Tangan
admin Selasa, 05 Maret 2019 10:40 WIB
SIB/INT
Ilustrasi
Medan (SIB)-Polda Sumatera Utara mengaku belum menerima laporan resmi kasus dugaan korupsi Rp344 miliar di Bank Sumut. Hal itu dikatakan Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan. "Belum ada kita tangani. Kalau sudah ada laporannya pasti akan kita proses," ucapnya, Senin (4/3).

Ia meminta bila masyarakat ada mengetahui kasus korupsi di bank milik Pemprovsu itu, segera membuat laporan resmi. "Jangan laporan hanya surat kaleng," ujar dia.

Selain itu, masyarakat yang mengetahui kasus tersebut, dapat juga membantu pihak kepolisian dengan membawa bukti-bukti yang ada. "Kalau ada buktinya, itu lebih baik," sebut MP Nainggolan.

Namun, belakangan Nainggolan mengatakan Poldasu akan mendalami dan menginvestigasi informasi adanya dugaan korupsi Rp344 miliar di Bank Sumut yang diduga melibatkan mantan Dirut Bank Sumut GP. "Kita berterimakasih kepada masyarakat yang telah peduli untuk memerangi korupsi," ucapnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi "menggeruduk" DPRD Sumut, Jumat (1/3). Massa menuntut Poldasu segera mengusut kasus dugaan korupsi di PT Bank Sumut senilai Rp344 miliar yang diduga melibatkan GP selaku mantan Dirut Bank Sumut.

Terpisah, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Ismail Lubis SH MH menegaskan kasus dugaan korupsi di PT Bank Sumut senilai Rp344 miliar lebih itu sudah cukup lama terjadi dan tidak ada kejelasan proses hukumnya hingga saat ini. Untuk itu meminta dengan tegas agar penangnan kasus segera diambil alih oleh KPK.

"Kasus Bank Sumut ini sudah lama dan tidak ada kejelasan proses hukumnya. Apalagi dari sisi dugaan kerugiannya cukup banyak sehingga sudah mempunyai alasan yang kuat bagi KPK untuk mengambil alih kasus ini,"kata Ismail Lubis kepada SIB di Medan, Senin (4/3).

Ditegaskannya, Poldasu maupun Kejatisu sangat lamban melakukan proses penyidikan kasus dugaan korupsi, sehingga penting bagi KPK turun tangan menyelesaikannya.

"Siapapun yang diduga tersangkannya yang terlibat atas kasus ini, harus diproses secara tuntas. Sekalipun itu diduga melibatkan mantan Dirut Bank Sumut. Kita minta jangan ada yang terkesan dilindungi, kemanapun uang tersebut mengalir harus diproses hukum dan dijelaskan kepada masyarakat. Karena ini menyangkut dugaan penyelewengan uang rakyat, makanya harus menjadi atensi khusus bagi KPK untuk mengusut kasus ini,"tegasnya.

Ditambahkannya, apalagi pada berita sebelumnya dijelaskan, bahwa tahun 2011, KPK melalui juru bicara Djohan Budi pernah menyatakan adanya indikasi GP melakukan korupsi di Bank Sumut. Kemudian pada tahun 2012 untuk kasus yang sama juga GP diadukan ke polisi. Tapi sampai kini tidak jelas ujung pangkalnya. (A18/A21/c)



T#gs Poldasu Akui Belum Tangani Dugaan Korupsi di Bank Sumut
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments