Rabu, 23 Sep 2020

Polda Sumut Tegaskan Tidak Ada "Tangkap Lepas" Tersangka Narkoba

admin Jumat, 14 Juni 2019 15:43 WIB
AKBP MP Nainggolan
Medan (SIB) -Ramainya pemberitaan 'tangkap lepas' tersangka Narkoba oleh oknum personel Polsek Percut Sei Tuan, membuat Polda Sumut angkat bicara. Melalui Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengakui tidak ada 'tangkap lepas' seperti pemberitaan tersebut.

"Tidak ada unsur mengandung kebenaran tangkap lepas tersangka narkoba," tegas dia, Kamis (13/6).

Dia mengatakan, dengan adanya pemberitaan tersebut, pihak kepolisian dari Sektor Percut Sei Tuan memanggil orangtua yang bersangkutan (yang ditangkap lepas). "Setelah dimintai keterangan orangtuanya, mengaku tidak ada memberikan uang Rp30 juta kepada polisi. Jadi tidak benar itu tangkap lepas," ucap Nainggolan.

Ia menceritakan, kronologis peristiwa itu terjadi pada tanggal 26 Mei 2019 sekira pukul 17.00 WIB. Saat itu personel Polsek Percut Sei Tuan melakukan penggerebekan di salah satu tempat di Desa Kolam.

Begitu personel tiba di lokasi itu, sejumlah pemuda berlarian, sedangkan seorang pemuda bernama Riki tidak melarikan diri.

Selanjutnya, kata Nainggolan, petugas menggeledah badan Riki namun tidak ditemukan bukti baik narkoba maupun benda lain yang melanggar hukum namum petugas menemukan plastik klip kecil kosong di seputaran cakruk yang berjarak 2 meter dari Riki.

Kemudian Riki diamankan dan dibawa ke Polsek. Sesampainya di Polsek, Riki diinterogasi. Dia menjelaskan dirinya tidak ada keterlibatan dengan narkotika. Penyidik kemudian menghubungi keluarganya dan meminta untuk datang esok harinya.

Selanjutnya tanggal 27 Mei 2019 pukul 16.00 WIB Riki diserahkan atau dikembalikan kepada pihak keluarga dengan tidak ada memberikan mahar apapun. "Kita mintai keterangan Kapolseknya. Dan inilah kronologisnya.

Bila memang ada informasi seperti ini, coba benar-benar dikonfirmasi," harap Kasubbid Penmas Polda Sumut.

Seperti diketahui, Polsek Percut Sei Tuan sempat menahan Riki dan kemudian melepaskan. (M18/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments