Selasa, 21 Jan 2020

Plt Wali Kota Optimis Medan akan Bebas Banjir

redaksi Sabtu, 30 November 2019 11:35 WIB
SIB/Roy Marisi Simorangkir
Berfoto Bersama : Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi berfoto bersama Pokja Penanggulangan Banjir Kota Medan di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan, Jumat (29/11).
Medan (SIB)
Pemko optimis Medan Bebas Banjir dapat segera terealisasi. Optimisme itu disampaikan Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi saat memimpin rapat bersama Kelompok Kerja (Pokja) Penanggulangan Banjir Kota Medan yang telah dibentuk Pemprov Sumut di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan, Jumat (29/11).

Akhyar pada rapat itu didampingi Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kota Medan Ir Khairul Syahnan.

Dikatakan Akhyar, Pemko Medan akan memberikan salinan dokumen yang diminta Pokja Penanggulangan Banjir Kota Medan dan sekitarnya, sehingga penanganan banjir ini akan segera terealisasi secepat mungkin.

"Atas nama Pemko Medan saya mengucapkan terima kasih karena telah peduli mengenai persoalan banjir di Medan. Meski permasalahan banjir yang ada sebenarnya di bawah tanggung-jawab Badan Wilayah Sungai (BWS), tetapi Pemko Medan siap ikut menangani permasalahan banjir tersebut," kata Akhyar mengklaim.

Diharapkan, tim penanggulangan banjir tersebut dapat segera menyelesaikan blueprint, time line, time schedule, agar masing-masing pemangku kepentingan mengetahui tugas serta tanggungjawabnya, sehingga Medan banjir dapat tersosialisasikan. Teori-teori yang ada dapat dituangkan ke dalam blueprint, nantinya dapat dipaparkan kepada masyarakat apa-apa saja yang akan dikerjakan oleh tim ini untuk mengatasi banjir.

"Tim koordinasi Pemko Medan dipimpin Asisten Ekbang, Pemko Medan siap menangani permasalahan banjir ini. Pemko Medan siap membantu apapun yang diminta, selama masih dalam kapasitas dan kemampuan Pemko Medan," sebutnya.

Terkait masalah sampah, tambahnya, Pemko Medan akan segera menetapkan ke-60 titik yang akan diletakkan bak. Koordinasi itu, akunya, akan dilakukan pihaknya melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan.

Sementara itu, Sekretaris Pokja Penanggulangan Banjir Kota Medan Dr Ir H Riadil Akhir Lubis MSi mengatakan, tujuan rombongan yang dipimpinnya itu datang ke Pemko Medan ialah ingin meminta dukungan dalam hal penyediaan lahan untuk lokasi pembangunan rumah susun bagi warga yang akan direlokasi, penataan kawasan permukiman di kawasan sempadan sungai (tataguna lahan dan bangunan, kebersihan lingkungan), pembangunan dan penataan drainase perkotaan, konservasi pada sempadan sungai dan kawasan pemukiman, melalui pembuatan biopori, sumur resapan, kolam retensi, tangki penampungan, bak penampungan, tapak permeable, tanaman intersepsi, green leaf, pengembangan situ-situ, dan lain sebagianya.

"Di samping itu kami juga mengharapkan dukungan dalam hal sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di bantaran/sempadan sungai, pendampingan proses pembebasan dan penertiban lahan masyarakat dan penanganan masalah sosial dan ekonomi masyarakat (pemberdayaan masyarakat)," sebut Riadil yang juga merupakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut.

Ditambahkan, pihaknya juga mau meminta dokumen terkait data konservasi air, tanah, tanaman dan pembebasan tanah terkait sungai serta masterplan drainase Kota Medan untuk memfinalisasi dokumen data yang dimasukkan ke blueprint. Selain itu, jelasnya, Pemprov juga akan memberikan 60 bak sampah permanen kepada Pemko Medan, diharapkan Pemko Medan segera menentukan titik-titik lokasi penempatan bak sampah permanen tersebut.

"Pemprov Sumut ingin bekerjasama dengan Pemko/Pemkab yang ada di Sumut untuk mengatasi permasalahan yang ada. Pemprov sendiri saat ini tengah fokus menanggulangi banjir yang ada di Kota Medan," paparnya. (M15/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments