Minggu, 09 Agu 2020

Plt Wali Kota Apresiasi Forkopimda dan Warga Medan Bantu Atasi Covid-19

* Minta Dukungan MUI Kota Medan
Senin, 06 Juli 2020 11:11 WIB
realitasonline.id
Apresiasi itu disampaikan Akhyar dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Medan Memperingati Hari Jadi Ke-430 Kota Medan di Gedung DPRD Medan, Selasa (30/6).
Medan (SIB)
Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda Kota Medan, termasuk pimpinan dan anggota DPRD Medan, yang telah membantu Pemko Medan dalam menangani pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) selama ini. Apresiasi itu disampaikan Akhyar dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Medan Memperingati Hari Jadi Ke-430 Kota Medan di Gedung DPRD Medan, Selasa (30/6).

Dikatakan, pihaknya berharap bantuan dan dukungan tersebut terus diberikan hingga pandemi Covid-19 berakhir di Kota Medan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Akhyar kepada masyarakat, yang telah berkontribusi dalam mendukung upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mengikuti protokol kesehatan. Sebab, pandemi Covid-19 merupakan persoalan bersama sehingga penanganannya harus dilakukan bersama-sama.

Diungkapkan, jumlah warga Kota Medan yang positif Covid-19 terus meningkat. Dari peningkatan tersebut, terangnya, penularan yang terjadi melalui orang tanpa gejala (OTG). Untuk itu Akhyar mengingatkan, Covid-19 bukanlah aib yang harus ditutup-tutupi dan harus segera diobati.

Dipaparkan Akhyar, Pemko Medantelah melakukan beberapa langkah strategis dalam percepatan penanganan Covid-19, di antaranya dengan mengalokasikan anggaran sebesar 40 persen, menyiapkan jaringan pengamanan sosial melalui hibah Bansos bagi masyarakat terdampak Covid-19 maupun yang mengalami total lost income.

Di samping itu, sambungnga, Pemko Medan juga telah mengeluarkan Perwal No11/2020 tentang Karantina Kesehatan Dalam Rangka Percepatan Penanaganan Corona Virus Disease (Covid-19). Kemudian menyiapkan lokasi penampungan warga yang harus menjalani isolasi di dua lokasi yakni Gedung P4TK Jalan Setiabudi Medan Helvetia dan RS Lions Club Jalan T Amir Hamzah Medan.

Selanjutnya menyikapi pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan periode 2021-2024 yang menyisakan waktu 5 bulan lagi, tegasnya, Pemko Medan siap mendukung dengan mengalokasikan dana sekira Rp100 miliar melalui perjanjian hibah kepada KPU Kota Medan, Bawaslu, Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan dan Kodim 0201/BS. Untuk itu, Akhyar mengajak seluruh masyarakat untuk mengawal Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali kota Medan pada 9 Desember mendatang.

Kemudian mengingat konsentrasi Pemko Medan kini masih terfokus pada penanganan Covid-19 serta persiapan untuk melakukan pemulihan ekonomi, katanya, maka Rencana Kerja pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2021 diarahkan kepada fokus pemulihan pasca pandemi serta strategi pemulihan ekonomi.

Minta Dukungan
Sementara itu, Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi juga menyambangi MUI Kota Medan di Jalan Nusantara No 3 Kotamatsum III, Kecamatan Medan Kota, Rabu (1/7). Selain bersilaturahmi, Akhyar juga meminta dukungan dan masukan untuk membantu mengatasi pandemi corona virus disease (Covid-19) dan mensosialisasikan Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru pada pandemi Covid-19 di Kota Medan.

Dengan dukungan dan masukan yang diberikan, Akhyar berharap masyarakat dapat kembali beraktivitas normal sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sembari menjelaskan Perwal, Akhyar menyerahkan salinan Perwal tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru pada masa pandemi Covid-19 kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan Prof Dr H Mohd Hatta.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Medan Prof Dr H Mohd Hatta menyampaikan apresiasi atas kehadiran Plt Wali Kota Medan, apalagi kunjungan ini guna berdiskusi dalam penanganan Covid-19. Tentunya, sinergitas umara dan ulama ini diharapkan dapat membantu mengatasi dan memutuskan mata rantai penularan.

Sebagai ulama, ia meminta Pemko Medan agar dalam penanganan Covid-19 khususnya protokoler pengurusan jenazah dapat disederhanakan dan lebih memikirkan aspek psikologis pihak keluarga. Artinya pihak keluarga dapat diberi kesempatan untuk berziarah dan mendoakan jenazah tapi tetap dalam batas protokoler kesehatan.

Terkait Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru, ungkapnya, untuk lebih mengefektifkan Perwal ini, setiap kecamatan harus memiliki masjid sebagai contoh dalam penerapan protokoler kesehatan. Artinya, pihak Kecamatan dan MUI kecamatan dapat turun ke masjid tersebut guna menerapkan Protokoler Kesehatan bagi warga. (Rel/M15/d)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments