Minggu, 22 Sep 2019

Silaturahmi IJN Malaysia dengan Warga Kota Medan

Penyakit Jantung Penyebab Kematian Terbanyak di Dunia

admin Selasa, 02 Juli 2019 20:01 WIB
SIB/Dok
DIABADIKAN : Country Maneger Marketing Institut Jantung Negara (IJN) Malaysia, Muhammad Hizami Aizat didampingi Head Marketing, Akim Affandi, diabadikan bersama dengan perwakilan peserta, usai pembagian bingkisan di Medan, Sabtu (29/6).
Medan (SIB) -Penyakit jantung adalah salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia. Malahan di Indonesia, berdasarkan data Riskesdas, jenis penyakit jantung dan pembuluh darah yang banyak terjadi adalah penyakit jantung koroner (PJK).

Penyakit ini disebut "silent killer"(pembunuh tak bersuara), sebab dalam banyak kasus, seseorang tidak menyadari memiliki penyakit ini, hingga mereka menunjukkan tanda tanda serangan jantung atau gagal jantung. Karenanya, sangat penting bagi kita untuk memperhatikan gejala penyakit jantung sejak dini, karena penyakit ini terkadang bisa dideteksi lebih awal dengan pemeriksaan yang rutin.

Hal ini dipaparkan oleh Country Maneger Marketing Institute Jantung Negara (IJN) Malaysia Muhammad Hizami Aizat ketika menggelar networking gathering di Grand Aston Hotel Medan, Sabtu (29/6).

Acara yang melibatkan perwakilan IJN di Medan, Ibu Anggi itu, juga merupakan acara silaturahmi antara pihak IJN kepada masyarakat Kota Medan, diwakili beberapa kalangan dari perbankan, di antaranya Bank DBS, BNI, HSBC, beserta Perkumpulan Majelis agama Buddha Tridharma (Majabutri) Sumut dan undangan lainnya.

Pada paparannya Muhammad Hizami menjelaskan, karena penyakit jantung merupakan penyakit yang menakutkan, masyarakat harus dapat benar-benar menjaga pola makan dan pola hidupnya, sehingga dapat mengurangi gejala-gejala yang tak diingini.

Menurut dia, penyakit jantung adalah penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan fungsi jantung. Seperti jantung koroner, merupakan jenis penyakit di jantung yang paling sering terjadi. "Kondisi ini merupakan hasil dari penumpukkan plak di dalam arteri koroner yang menghambat alirah darah ke jantung serta meningkatkan resiko serangan jantung dan komplikasi lainnya," kata Hizami sambil menambahkan penyakit jantung koroner biasanya disebabkan oleh menumpuknya kolestrol, sehingga membentuk plak pada dinding arteri dalam jangka waktu yang lama, sehingga kondisi ini akan menyebabkan aliran darah tersumbat dan gangguan ini dikenal sebagai ateroklerosis.

Seiring berjalannya waktu, penyakit jantung koroner dapat menyebabkan otot jantung melemah, serta menimbulkan komplikasi seperti gagal jantung dan aritmia (gangguan irama jantung), yang memiliki tanda tanda seperti nyeri di dada, muncul keringat dingin, mual dan sesak nafas.

Di akhir paparannya Muhammad Hizami Aizat juga menjelaskan beberapa faktor penyebab resiko terjangkitnya penyakit jantung di antaranya, karena faktor usia penuaan, riwayat keluarga, kebiasaan merokok, diet yang buruk, tekanan darah tinggi, kolestrol tinggi, malas berolahraga, stress dan tidak menjaga kebersihan dan factor lainnya." Yang perlu kita lakukan untuk mencegah penyakit ini, di antaranya, rajin berolahraga, perhatikan asupan makanan, hindari stress, berhenti merokok, rutin cek tensi darah, batasi alkohol serta minum obat penyakit jantung secara teratur," papar Muhammad Hizami Aizat.

Hadir pula dalam acara ini Head Marketing, Akim Affandi, perwakilan Medan Ibu Anggi, bersama Country Maneger Marketing Muhammad Hizami Aizat, berkesempatan membagikan hadiah bingkisan kepada perwakilan peserta yang turut hadir pada acara Networking gathering serta pertemuan silaturahmi. (R6/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments