Kamis, 21 Nov 2019

~ Dampak Melemahnya Perekonomian Dunia

Penurunan Volume Ekspor Karet Sumut Terus Berlanjut

bantors Selasa, 15 Oktober 2019 18:40 WIB
Ilustrasi
Medan (SIB) -Penurunan volume ekspor karet Sumatera Utara terus berlanjut. hingga posisi September 2019, ekspor karet dari provinsi ini sebanyak 308.487 ton. Hal ini ditengarai akibat perekonomian dunia masih melemah. Hal ini diungkapkan Sekretaris Eksekutif Gapkindo ( Gabungan Perusahaan Karet Indonesia) Sumut, Edy Irwansyah kepada wartawan, Senin (14/10).

Disebutnya, periode Januari-September 2018, volume ekspor karet Sumut masih bisa 346.610 ton. Menurutnya permintaan ekspor katanya akibat terjadi pelemahan ekonomi secara global yang berdampak pada berkurangnya permintaan karet di pasar internasional.

Katanya, penurunan permintaan karet asal Sumut terbesar berasal dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Amerika Serikat dan Jepang yang memang tercatat sebagai negara pembeli karet terbesar didunia.

"Penurunan permintaan juga dampak masih banyaknya stok karet di tangan pedagang," ujarnya.

Dengan menurunnya ekspor hingga September, maka diyakini total ekspor karet Sumut sepanjang tahun 2019 lebih rendah dari 2018. Pada 2018, volume ekspor karet Sumut masih bisa 456.536 ton.

Penurunan volume ekspor karet Sumut memang sudah terjadi sejak 2018. Pada 2017, volume ekspor karet Sumut sudah mencapai 512.725 ton atau lebih tinggi dari angka di 2018 yang sebesar 456.536 ton.

Ditanya harga jual ekspor karet Sumut, Edy mengatakan masih berfluktuasi yakni di kisaran 1,3 dolar AS per kg.(M2/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments