Kamis, 19 Sep 2019

Penambahan Elpiji di Sumut Berlanjut Pasca Lebaran

admin Kamis, 13 Juni 2019 10:10 WIB
SIB/M05
Penambahan : Pasca Idul Fitri 1440 H, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melanjutkan penambahan penyaluran elpiji 3 kg di Sumut pasca lebaran. Serta ditekankan pada pangkalan untuk tidak menjual elpiji 3 kg kepada pengecer dan agar menjual sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Medan (SIB) -Pasca Idul Fitri 1440 H, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melanjutkan penambahan elpiji 3 kg di Sumut. Selama periode 6 Juni hingga 11 Juni tercatat penambahan 5 persen dibanding konsumsi normal.

"Kami pantau, kebutuhan elpiji masyarakat pasca lebaran memang masih meningkat. Budaya mengunjungi kerabat dan kegiatan wisata mendorong kebutuhan elpiji," ujar Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo, Rabu (12/6) di Medan.

Dia mengklaim sebanyak 403.360 tabung elpiji per hari disalurkan sejak 6 Juni lalu. Totalnya 2,6 juta tabung elpiji digunakan
masyarakat Sumut pasca Lebaran. Pangkalan siaga tetap melayani masyarakat meski hari libur.

Roby menambahkan, peningkatan penyaluran elpiji ini berlanjut sejak sebelum hari raya Idul Fitri. Periode 1 sampai 5 Juni, penyaluran juga bertambah sebesar 6 persen ketimbang kondisi normal. Setara 407.115 tabung per hari disalurkan di Sumut, mencapai total 2,03 juta tabung.

Peningkatan penyaluran juga menyentuh Kabupaten Serdangbegadai, Simalungun dan Labuhanbatu Selatan yang sempat dilanda isu kelangkaan. Labuhanbatu mendapat tambahan penyaluran terbesar hingga 28 persen. Hal ini juga untuk meredam aksi pengecer yang menaikkan harga elpiji. Sementara Serdangbegadai dan Simalungun menerima penambahan 8 persen dibanding kondisi normal.

Untuk menekan timbulnya isu kelangkaan yang dimanfaatkan pengecer, Satgas Pertamina MOR I melakukan inspeksi ke pangkalan. Kembali ditekankan pada pemilik pangkalan untuk tidak menjual elpiji 3 kg kepada pengecer.

Untuk memastikan pemenuhan kebutuhan elpiji bersubsidi, Pertamina MOR I memperkuat ketahanan stok. Rata-rata stok yang tersedia, katanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 20 hari ke depan.(M05/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments