Senin, 10 Agu 2020

Pemprov Sumut akan Salurkan Bantuan Kepada Ribuan KUMKM Terdampak Covid-19

Selasa, 07 Juli 2020 11:18 WIB
fajar.co.id

Ilustrasi pelaku UMKM

Medan (SIB)
Pemprov Sumut melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumut akan menyalurkan bantuan kepada ribuan pelaku KUMKM Sumut yang terdampak virus corona (Covid-19). Tetapi saat ini Pemprov Sumut sedang membahas bantuan yang akan diberikan.

Hal itu dikatakan Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumut Dr Ridha Haykal Amal SH kepada SIB, Senin (6/7) melalui telepon. Dijelaskan, Dinas Koperasi dan UKM Sumut sudah mendata seluruh pelaku KUMKM yang terdanpak Covid-19. “Jadi saat ini kita sama-sama menunggu, semoga pembahasan mengenai bantuan cepat menghasilkan keputusan sehingga dapat disalurkan kepada pelaku KUMKM yang usahanya terpuruk dan gulung tikar karena Covid-19,” katanya.

Perlu diketahui, tambahnya ada ribuan koperasi, usaha mikro kecil dan menengah (KUMKM) di Sumut terdampak pandemi Covid-19. Hal ini menurut hasil akurasi data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Sumut di kabupaten/kota se-Sumut.

"Total jumlah UMKM yang terdampak Covid-19 di Provinsi Sumut sebanyak 672.000 dari total 960.000 UMKM di Sumatera Utara, dari 33 kabupaten/kota dan koperasi yang terdampak adalah sebanyak 7.700 dari 11.000 koperasi yang ada," ujarnya.

Dikatakan, UMKM dan koperasi yang signifikan mengalami penurunan omzet disebabkan permintaan masyarakat menurun. Mereka juga kesulitan mencari bahan baku, karena banyaknya perusahaan yang tutup atau yang tidak menjalankan aktivitasnya. Distribusi juga terganggu. Sementara akses pembiayaan semakin sulit di era pandemi.

Karena itu untuk meringankan beban KUMKM, saat ini pemerintah pusat memberikan keringanan pembiayaan UKM. "Sebagaimana diketahui bahwasanya dari Kementerian atau Bapak Presiden Jokowi juga memberikan keringanan pembiayaan bagi para pelaku KUMKM dengan tenggat waktu enam bulan," ujarnya.

Sementara untuk KUMKM di Sumut, Pemrov akan memberikan bantuan permodalan sehingga rencana untuk melakukan new normal bisa terlaksana dan roda perekonomian kembali bergairah. (M12/d)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments