Kamis, 06 Agu 2020

Pemohon Eazy Passport Kanimsus TPI Medan di Cemara Asri Membludak

* Kakanwil Kemenkumham Sutrisno Canangkan Penambahan Peralatan dan SDM
Senin, 13 Juli 2020 19:31 WIB
Foto SIB/Roy Marisi Simorangkir

SEMPATKAN DIRI: Kakanwil Kemenkumham Provinsi Sumut Sutrisno didampingi Kakanim Klas I Sus TPI Supartono, Kabid Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Tedy Riyandi serta pihak Massa Koktong meninjau pelaksanaan program Eazy Passport di Komplek Cemara Asri Medan, Sabtu (11/7). 

Medan (SIB)
Kakanwil Kemenkumham Provinsi Sumut Sutrisno memberi apresiasi terhadap tingginya minat warga Komplek Cemara Asri Medan yang mengikuti program Eazy Passport, yang dilaksanakan Kanim Klas I Khusus TPI (Sus TPI) Medan didukung Kanim Klas I Polonia dan Kanim Klas II Belawan di Komplek Cemara Asri. Hal itu disampaikan saat menghadiri dan meninjau pelaksanaan program Eazy Passport Kanim Klas I Sus TPI di Kafe Massa Kok Tong, Kompleks Perumahan Cemara Asri Medan, Sabtu (11/7).

Dikatakan, tingginya antusias masyarakat mengikuti program Eazy Passport dibuktikan dengan membludaknya jumlah warga Komplek Medan Asri yang mengikuti pengurusan paspor secara kolektif itu hingga mencapai 100 orang, jauh melebihi kuota yang ditetapkan yaitu 50 orang. Meski jauh melebihi kuota, petugas Imigrasi tetap melayani pemohon paspor hingga pukul 16.00 WIB.

Mengingat minat masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti program itu, tegasnya, ke depan pihaknya siap melaksanakan program Eazy Passport di tempat lain. Sejalan dengan akan tetap berjalannya program Eazy Passport nantinya, pihaknya akan mencanangkan penambahan peralatan dan sumber daya manusia pegawai pelaksana pelayanan paspor.

"Semoga masyarakat benar-benar merasa terbantu dengan program ini, sehingga kegiatan ini terus kita lakukan lagi di lain tempat. Nantinya juga akan diwacanakan penambahan peralatan dan SDM. Kami juga memberi apresiasi bagi pihak Massa Koktong yang bersedia menyediakan tempat sehingga program Eazy Passport kali ini berjalan dengan lancar," ujarnya.

Sementara itu, Kakanim Klas I Sus TPI Medan Supartono didampingi Kabid Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Tedy Riyandi menjelaskan, Eazy Passport yang digelar pihaknya menindaklanjuti Surar Edaran Dirjen Imigrasi tanggal 20 Juni 2020, yang melakukan pelayanan paspor secara kolektif agar lebih dekat dengan masyarakat.

Dijelaskan, program Eazy Passport dilaksanakan di luar pelayanan yang dilaksanaan di setiap unit pelayanan teknis (UPT) setiap hari kerja. Ditegaskan, pihaknya tidak memberlakukan biaya tambahan bagi peserta program Eazy Passport yang dicanangkan akan terus dilaksanakan setiap hari Sabtu itu.

"Kami mengajak masyarakat memanfaatkan program ini, sehingga pelayanan terhadap masyarakat tetap maksimal. Jangan takut, tidak ada biaya tambahan. Silahkan sampaikan permintaan dengan menyurati atau melalui email," ajaknya.

Sementara ketika diwawancara seusai menjalani tahapan pengurusan paspor di lokasi, warga Cemara Asri Juvia Lie mengaku memberi apresiasi pelaksanaan program Eazy Passport karena dinilai sangat membantu masyarakat dalam pengurusan pasport.

Sedangkan Rudi Wu yang mewakili pihak Massa Koktong mengaku sangat senang karena pihak Imigrasi melibatkan pihaknya dalam pelayanan terhadap masyarakat.

"Kami juga menyatakan kesiapan kami, bila tetap diikutsertakan dalam program pelayanan terhadap masyarakat ke depannya. Sama seperti sebelumnya, kami sangat antusias setiap kali diikutsertakan dalam kegiatan-kegiatan pelayanan terhadap masyarakat seperti ini," akunya.

Selama memantau pelaksanaan program Eazy Passport, Kakanwil Kemenkumham Provinsi Sumut Sutrisno didampingi Kakanim Klas I Sus TPI Supartono, Kabid Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Tedy Riyandi serta pihak Massa Koktong menyempatkan diri berkomunikasi dengan masyarakat peserta paspor, sembari menanyakan penilaian masyarakat terhadap pelaksanaan program itu. (M15/d)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments