Kamis, 19 Sep 2019

Pemko Medan Gelar Bimtek Penilaian Kinerja Guru Dukung Tugas Aparatur

admin Kamis, 12 September 2019 10:51 WIB
SIB/Roy Marisi Simorangkir
PASANGKAN TANDA: Asisten Umum (Asmum) Kota Medan Renward Parapat memasangkan tanda peserta kepada perwakilan saat membuka Bimtek Penilaian Kinerja Guru Dalam Penerapan Angka Kredit Berkenaan dengan SKP di lingkungan Pemko Medan Tahun Anggaran 2019 di Hotel Grand Antares, Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (11/9).
Medan (SIB) -Pemko Medan melalui Badan Kepegawaian Daerah & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Kinerja Guru Dalam Penerapan Angka Kredit Berkenaan Dengan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) di lingkungan Pemko Medan Tahun Anggaran 2019 di Hotel Grand Antares, Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (11/9).

Bimtek diikuti para guru sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Medan dan dibagi menjadi 2 angkatan. Angkatan pertama akan mengikuti Bimtek dari tanggal 11- 13 September, sedangkan angkatan kedua pada tanggal 18-20 September. Dalam pelaksanaan Bimtek itu, para peserta akan mengikuti pembelajaran mulai pukul 09.00 - 17.00 WIB bersama sejumlah narasumber dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VI Kota Medan.

Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Asisten Umum (Asmum) Renward Parapat membuka langsung Bimtek tersebut, ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada dua perwakilan.

Dalam kata sambutannya yang dibacakan Asmum, Wali Kota mengatakan aparatur sipil negara (ASN) yang memangku jabatan fungsional tentunya berbeda dengan pemangku jabatan struktural, khususnya dalam hal kenaikan pangkat. Sebab, kenaikan pangkat para ASN dengan jabatan fungsional hanya dapat yang diukur melalui angka kredit. Oleh karena itu, pesannya, angka kredit harus menjadi perhatian khusus terlebih bagi para guru.

"Selama ini kenaikan pangkat dan penetapan angka kredit menjadi persoalan di kalangan ASN. Banyak ASN dengan jabatan fungsional kurang memperhatikan jumlah penetapan angka kreditnya serta syarat-syarat untuk kenaikan pangkat, sehingga melewatkan batas waktu yang ditentukan. Hal ini tentu disayangkan dan juga merugikan bagi ASN," katanya.

Diharapkan, persoalan kenaikan pangkat ASN dapat diurai serta dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Hal itu dapat diwujudkan lewat pemahaman yang mumpuni dari para ASN khususnya guru. Dengan harapan, para guru dapat meningkatkan kompetensi sekaligus memacu ASN agar lebih menjaga profesionalitas dalam menjalankan tugas.

"Kesempatan ini menjadi langkah baik bagi para guru untuk memahami mekanisme dan memperbaiki motivasi untuk berkarir. Selain itu juga, menyadari setiap tata cara dan langkah kenaikan pangkat. Oleh karenanya, kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti Bimtek ini dengan sungguh-sungguh dan memahami setiap materi yang disampaikan oleh narasumber, guna mendukung dan menciptakan SDM guru yang berkualitas dalam memajukan dunia pendidikan Kota Medan," tegasnya. (M15/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments