Selasa, 20 Agu 2019

Pemko Medan Bina 2.500 Guru Magrib Mengaji

admin Jumat, 15 Maret 2019 11:05 WIB
SIB/Dok
KALUNGKAN : Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengalungkan tanda peserta pada acara sosialisasi dan pembinaan Guru Maghrib Mengaji se- Kota Medan di Hotel Soechi Medan, Kamis (14/3).
Medan (SIB) -Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi membuka sosialisasi dan pembinaan guru maghrib mengaji se-Kota Medan di Hotel Soechi Medan, Kamis (14/3), untuk meningkatkan kapasitas guru maghrib mengaji sekaligus mewujudkan visi dan misi Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH guna menjadikan Medan kota yang religius dan madani. Sosialisasi yang diikuti 2500 guru itu akan berlangsung selama lima hari mulai 12-16 Maret 2019, dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidang agama Islam.

Dikatakan wakil wali kota dalam arahannya, Pemko Medan memiliki tanggung jawab dalam memberikan sosialisasi dan pembinaan itu, karena dinilai penting dan bermanfaat bagi para guru maghrib mengaji se-Kota Medan, agar mampu menjadi jembatan ilmu untuk mencerdaskan anak didiknya, sehingga akan lahir generasi penerus bangsa yang beradab, penuh sopan santun dan mencintai Al-Quran.

Diungkapkan, peranan dan pengaruh guru maghrib mengaji sangat besar bagi pembangunan dan kemajuan Kota Medan. Hal itu yang membuatnya meminta para guru tersebut memberi kontribusi terbaiknya bagi Kota Medan, terutama melalui sumbangsih tenaga dan pikiran dalam mendidik murid-muridnya dengan amalan-amalan ajaran agama Islam.

Pada kesempatan itu, Akhyar mengajak para guru mereka untuk mendukung program kebersihan yang terus digalakkan Pemko Medan, dengan menjaga kebersihan tempat tinggal masing-masing, tidak membuang sampah sembarangan, mewadahi sampah rumah tangga dengan baik agar mempermudah petugas kebersihan mengangkutnya.

Mengingat sebagian besar guru mengaji berasal dari kaum ibu, Akhyar berpesan agar para guru menjadi motor penggerak kebersihan baik di rumah maupun di tengah-tengah tetangga, sehingga persoalan sampah di Medan akan teratasi.

Sebelumnya dijelaskan Kabag Sospen Kota Setda Kota Medan Khoiruddin Rangkuti dalam laporannya, sosialisasi ini merupakan kegiatan rutin Pemko dalam rangka peningkatan kapasitas seluruh guru mengaji yang ada di Kota Medan. Melalui sosialisasi itu, diharapkan kegiatan maghrib mengaji dapat terus berjalan di seluruh Kota Medan.

Pembukaan sosialisasi ditandai dengan pengalungan tanda peserta kepada lima peserta secara simbolis. Setelah itu, sosialisasi dilanjutkan dengan pemberian materi oleh para nara sumber. (A15/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments