Minggu, 08 Des 2019

Pengurus PMKRI Cabang Medan Periode 2019-2020 Dilantik

Pemilu Diharapkan Hasilkan Pemimpin yang Baik

admin Selasa, 02 April 2019 09:54 WIB
SIB/Evy Daeli
Usai diskusi publik, pengurus PMKRI Cabang Medan periode 2019-2020 yang dilantik berfoto bersama dengan narasumber Suhadi Situmorang dan Prof Maidin Gultom di Bina Media, Sabtu (30/3).
Medan (SIB) -Pelantikan pengurus Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Medan Santo Bonaventura periode 2019-2020 yang mengangkat tema 'Melahirkan Pemimpin yang Berintegritas, Berkualitas, dan Berkompeten di Bina Media Jalan Setia Budi, Sabtu (30/3) berlangsung sukses dan penuh hikmat.

Pelantikan dilaksanakan Komisariat Daerah Sumbagut Pengurus Pusat yang dihadiri sejumlah kader PMKRI, alumni dan organisasi-organisasi kemahasiswaan di Kota Medan.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Medan terpilih Ferdinandus Manik, mengatakan, pelantikan itu menunjukkan PMKRI Cabang Medan masih hidup, dan siap menjalankan roda perhimpunan lebih baik dan mengedepankan tiga benang perhimpunan.

"Saya mengajak rekan-rekan anggota yang hadir untuk tetap membangun PMKRI ke arah yang lebih baik. Meski keadaan kita seperti ini, rekan-rekan jangan putus asa untuk menjaga eksistensi organisasi" katanya.

Dijelaskannya, pada pelantikan juga dilaksanakan diskusi publik tentang 'Peran Pemula Millenial Dalam Mewujudkan Pemilu Damai, Cerdas dan Berintegritas' dengan mengundang dua narasumber yaitu Suhadi Situmorang (Komisioner Bawaslu Sumut) dan Prof Maidin Gultom (Guru Besar Fakultas Hukum (Unika).

Suhadi Situmorang memaparkan pentingnya diskusi publik interaktif ini agar semakin banyak stakeholders yang memahami bahwa Pemilu itu merupakan salah satu kedudukan substantif dalam kehidupan ketatanegaraan . Sehingga diharapkan tercerahkan pola pandang dan pola pikir masyarakat terkait dengan figur-figur calon pemimpin.

"Pemilih milenial memiliki peranan yang sangat strategis sebagaimana hasil survei yang dikaitkan dengan daftar pemilih tambahan hasil perbaikan yang ditetapkan KPU RI, pada 15 Desember lalu bahwa sekitar 59,1% dari 185 juta lebih total pemilih, pemilih kaum milenial akan sangat berpengaruh dan berperan dalam menentukan siapa yang menjadi pemimpin ke depan diharapkan pemilih cerdas menghasilkan pemimpin yang berkualitas,"katanya.

Ia juga mengimbau agar seluruh masyarakat Indonesia menggunakan hak suaranya dengan baik, supaya Pemilu tidak jatuh ke orang-orang yang tidak baik.

"Dengan proses yang sudah sangat terbuka ini, kalau orang-orang baik tidak menggunakan hak pilih, jangan sampai kemudian Pemilu jatuh ke orang-orang yang tidak baik," katanya.

Sementara Prof Maidin Gultom, Guru Besar Fakultas Hukum UNIKA mengapresiasi terlaksananya pelantikan dan diskusi publik yang dilaksanakan, ia berharap kaum milenial semakin mengedepankan tugas dan tanggungjawabnya dengan sebaik-baiknya.

"Semoga kita tidak hanya menghasilkan pemimpin melalui proses demokrasi yang benar, tetapi juga memberikan pelajaran berharga kepada generasi muda bahwa betapa pentingnya kita berpartisipasi dalam pemilihan umum sehingga pada tahun berikutnya generasi muda ini diproyeksikan akan mewarisi pemilihan umum yang lebih demokratis dan lebih bermartabat,"(A21/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments