Rabu, 13 Nov 2019

Pemberdayaan UMKM Langkah Memperkuat Perekonomian

admin Minggu, 09 Juni 2019 09:34 WIB
Ilustrasi
Medan (SIB) -Pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan Koperasi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan dan memperkuat dasar kehidupan perekonomian, khususnya melalui penyediaan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan dan tingkat kemiskinan. Dengan demikian upaya untuk memberdayakan UMKM dan koperasi harus terencana, sistematis dan menyeluruh baik pada tataran makro dan mikro.

Hal itu dikatakan Plt Kadis Koperasi dan UKM Provsu Dr Muhammad Ridho Haykal Amal SSos SH MSi kepada SIB, Sabtu (8/6) melalui telepon selulernya.

Dengan pemberdayaan UMKM dan Koperasi, jelasnya dapat menciptaan iklim usaha dalam rangka membuka kesempatan berusaha seluas-luasnya, serta menjamin kepastian usaha disertai adanya efisiensi ekonomi. Pengembangan sistem pendukung usaha bagi UMKM untuk meningkatkan akses kepada sumber daya produktif sehingga dapat memanfaatkan kesempatan yang terbuka dan potensi sumber daya, terutama sumber daya lokal yang tersedia.

Pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif usaha kecil dan menengah (UKM) dan pemberdayaan usaha skala mikro untuk meningkatkan pendapatan masyarakat yang bergerak dalam kegiatan usaha ekonomi di sektor informal yang berskala usaha mikro, terutama yang masih berstatus keluarga miskin.

Selain itu, peningkatan kualitas koperasi untuk berkembang secara sehat sesuai dengan jati dirinya dan membangun efisiensi kolektif terutama bagi pengusaha mikro dan kecil.

Sedangkan mencermati banyaknya jumlah pelaku usaha mitro, kecil dan menengah (UMKM) yang mencapai 50 juta lebih, sangat potensi untuk mengatasi kemiskinan. Jumlah itu sesuai data BPS pada 2008 mencapai 31,5 juta jiwa dari jumlah penduduk. Bukan tidak mungkin jumlah tersebut akan menipis dun bahkan habis jika pemerintah serius memberdayakan pelaku UMKM.

Asumsinya, jika mereka mampu tumbuh dan berkembang dipastikan membutuhkan tenaga kerja. "Sendainya satu unit usaha memerlukan dua tenaga kerja saja, akan tertampung sebanyak 100 juta orang. Kalau lebih, otomatis tenaga kerja yang terserap akan lebih banyak lagi," pungkasnya. (M12/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments