Jumat, 18 Okt 2019

Pembangunan Selasar di PLN UIKSBU Tidak Memiliki IMB

admin Jumat, 23 Agustus 2019 12:52 WIB
SIB/Dok
SELASAR: Pembangunan selasar sedang dikerjakan di halaman belakang PT PLN UIKSBU diduga tidak memiliki IMB, Selasa (20/8).
Medan (SIB) -Pembangunan bangunan selasar Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (UIKSBU) di Jalan Brigjen Katamso Medan Johor, diduga tidak memiliki Izin Membangun Bangunan (IMB).

Pantauan wartawan, Selasa (20/8), pengerjaan selasar ini tepatnya di halaman belakang Kantor PT PLN UIKSBU sudah mencapai 90%. Plang IMB maupun plang proyek tidak tampak terpasang di lokasi. Dalam pengerjaan itu, pekerja juga tampak mengerjakan taman bunga di lokasi selasar.

Tampak pekerja terus melakukan pengerjaan tanpa IMB yang luput dari mata Pemko Medan. Informasi yang diterima wartawan, selasar itu dibangun sebagai jalan menghubungkan bangunan kantor ke ruangan pertemuan ibu-ibu dan rumah ibadah di komplek kantor PT PLN UIKSBU.

Seorang mantan karyawan PT PLN UIKSBU yang namanya tidak mau ditulis kepada wartawan, Rabu (21/8) mengatakan sewaktu dirinya masih bekerja di PLN, selasar itu tidak ada dan taman bunga yang dikerjakan saat ini dulunya lokasi kolam.

Ia menilai PT PLN UIKSBU telah mengangkangi Perda Kota Medan Nomor 5 tahun 2012. Padahal IMB adalah perizinan yang diberikan oleh kepala daerah kepada pemilik bangunan untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan sesuai dengan persyaratan administratif dan persyaratan teknis yang berlaku.

IMB merupakan salah satu produk hukum untuk mewujudkan tatanan tertentu sehingga tercipta ketertiban, keamanan, keselamatan, kenyamanan, sekaligus kepastian hukum. "Oleh karena itu, kita minta kepada Pemko Medan segera turun ke lokasi untuk mengecek pengerjaan ini," pinta pria yang berkulit sawo matang ini.

Menanggapi hal tersebut, Manager SDM & Umum PT PLN (Persero) UIKSBU, Edy Irawan mengakui pihaknya sedang membangun selasar tersebut. Namun ia bingung ketika ditanyakan soal IMB dan plang proyek.

"Loh kenapa pakai IMB, itukan internal di dalam. Tapi itu pun kita konfirmasi ke konsultan, kalau saya sendiri belum paham itu. Terima kasih informasinya," ujar Edy Irawan.

Terpisah, salah seorang staf perizinan Kota Medan yang tak mau namanya ditulis mengatakan pengerjaan bangunan tersebut harus memiliki IMB. "Dilihat dari foto pengerjaannya harus memiliki IMB-nya bang," ungkapnya. (M17/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments