Minggu, 21 Apr 2019
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Paul MA Simanjuntak Ungkap Banyak Reklame dan Bangunan Bermasalah Dibiarkan Berdiri

Paul MA Simanjuntak Ungkap Banyak Reklame dan Bangunan Bermasalah Dibiarkan Berdiri

admin Jumat, 11 Januari 2019 11:24 WIB

Paul Mei Anton Simanjuntak SH

Medan (SIB) -Anggota Komisi D DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH memertanyakan keseriusan Pemko Medan dalam membongkar papan reklame dan bangunan bermasalah yang ada di kota ini. Walaupun banyak reklame yang ditertibkan, namun di lapangan terkesan ada 'tebang pilih' dalam penertiban itu.

"Banyak bangunan bermasalah yang diusulkan DPRD Medan untuk ditertibkan karena menyalahi peraturan, namun tidak juga ada tindakan dari petugas Satpol PP," ungkap Paul kepada sejumlah wartawan, Senin (7/1).

Dia mencontohkan bangunan bermasalah di Jalan Ngalengko Medan yang sudah diadukan ke Komisi D DPRD Medan. Bangunan bermasalah itu bahkan berada di samping rumah salah seorang lurah di Kota Medan.

Beberapa waktu lalu Pemko Medan melalui petugas Satpol PP sudah turun ke lokasi, namun penertiban tidak jadi dilakukan dengan alasan yang tidak diketahui. Sampai sekarang pun bangunan tersebut masih berdiri dan belum "disentuh" aparat Pemko Medan.

"Begitu juga dengan reklame yang ada di Jalan Prof HM Yamin yang sampai sekarang tidak dibongkar, padahal tidak memiliki izin. Alasan tidak jadi dibongkar karena izin reklame itu sedang dalam pengurusan. Bagaimana ini, sudah jelas-jelas berdiri lama sampai bertahun-tahun tanpa izin. Masa sekarang disebut pula izinnya masih dalam pengurusan," ujar Paul.

Begitu juga dengan reklame yang sempat ditumbangkan Satpol PP di Jalan Kejaksaan Simpang Teuku Umar Medan, kini sudah kembali berdiri. Harusnya hal ini segera disikapi dengan melakukan penertiban lagi sehingga para pengusaha bisa jera.

"Melihat banyaknya bangunan bermasalah dan penertiban reklame yang diduga 'tebang pilih' itu, muncul dugaan adanya permainan sehingga terjadi seperti ini. Hal itu harusnya menjadi perhatian Inspektorat, Poldasu maupun Kejatisu untuk menyelidiki dugaan permainan itu sehingga PAD dari retribusi reklame selama ini sangat kecil," ujarnya mengakhiri.

MEMBANTAH
Sementara itu, diwawancarai melalui telepon seluler, Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan melalui Sekretaris Rahmad Syahputra Harahap membantah adanya tebang pilih dalam penertiban iklan tersebut. Menurutnya, seluruh papan reklame yang melanggar peraturan akan ditindak tanpa terkecuali, hanya tinggal menunggu waktunya saja.

"Tak ada tebang pilih dalam penindakan ini. Semua akan ditindak tegas tanpa terkecuali, hanya tinggal menunggu waktunya saja," jawabnya. (A13/A15/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments