Jumat, 17 Jan 2020

Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit Terbakar di Belawan

*2 Rumah di Marelan Tinggal Puing
Selasa, 14 Juli 2015 10:16 WIB
SIB/Pally Simangunsong
Tinggal Puing : Dua rumah semi permanen di Pasar 3 Barat Marelan dihuni keluarga Rosma dan Umi tinggal puing setelah dilalap kobaran api Senin (13/7).
Belawan (SIB)- Pabrik pengolahan kelapa sawit di kawasan Jalan Raya Pelabuhan, Belawan, Senin malam (13/7) terbakar.

Penyebab terjadinya kebakaran belum diketahui secara pasti, hingga pukul 20.30 WIB kobaran api pada sejumlah lokasi di areal pabrik di antaranya gudang produksi masih berupaya dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dan belum ada dilaporkan korban jiwa manusia maupun pekerja di perusahaan tersebut yang mengalami luka bakar.

Pantauan wartawan kobaran api masih terlihat membesar pada salah satu tangki minyak sawit mentah milik perusahaan PT SM tersebut.

Kanit Reskrim Polsekta Belawan, AKP Adi Haryono SH yang dikonfirmasi SIB melalui telepon genggamnya membenarkan terjadi kebakaran di perusahaan pengolahan kelapa sawit di Jalan Raya Pelabuhan, Belawan tersebut.

Akibat lain dari peristiwa kebakaran tersebut arus lalu lintas mengalami kemacetan karena banyak warga yang datang ke lokasi kejadian untuk melihat langsung peristiwa kebakaran itu.

2 Rumah di Marelan Tinggal Puing

Dua rumah semi permanen di kawasan Pasar 3 Barat Kelurahan Rengas Pulau  Kecamatan Medan Marelan dihuni keluarga Rosmi dan Umi, Senin sore (13/7) tinggal puing dilalap kobaran api.

Walaupun dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa manusia maupun penghuni rumah yang mengalami luka bakar tetapi hampir seluruh harta benda milik korban ludes dilalap kobaran api.

Penyebab terjadinya kebakaran belum diketahui secara pasti apakah karena korsleting listrik atau adanya penyebab lain, pihak berwajib masih melakukan penyelidikan.

Salah seorang warga mengaku bernama Amat yang ditanyai wartawan di lokasi kejadian mengatakan, saat terjadi kebakaran kondisi sedang ditinggal oleh penghuninya.

Selain itu kobaran api juga sempat menjilat rumah yang dihuni keluarga Linda, tetapi sempat dipadamkan oleh warga sekitar secara manual. Sejumlah armada pemadam kebakaran juga sempat turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman sehingga areal kebakaran tidak meluas ke rumah warga lainnya.

Toko Imitasi Terbakar


Toko tempat berjualan imitiasi dan aksesoris di Jalan Cirebon, Medan Kota terbakar, Senin (13/7) sekira pukul 16.00 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, dalam kejadian itu kerugian materil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Api berhasil dipadamkan 20 menit kemudian, oleh petugas pemadam kebakaran.

Kepada wartawan, Aiptu Arpan yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, saat itu ia sedang menjaga bank di sekitar lokasi. Melihat warga berlarian dan teriak kebakaran, Arpan langsung menginformasikan melalui Handy Talkie (HT).

 Ditambahkan, setibanya di lokasi, dirinya langsung membantu korban. Setelah keadaan terkendali, warga membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Dengan begitu, ucapnya, api tidak menjalar ke toko lain. Kemudian, petugas yang tiba memadamkan api dengan menggunakan 8 unit mobil pemadam kebakaran.

 "Hanya gudang di lantai 4 ruko yang dilalap api. Karena gudang dan asap tebal, sempat membuat panik penghuni toko karena sesak nafas," sebutnya.

 Terpisah, pihak toko yang diwawancarai mengaku belum mengetahui asal api. Diakui, saat itu mereka sedang sibuk di lantai I toko. Tiba-tiba, asap menyebar hingga ke lantai I toko. Saat dilihat, api telah membumbung tinggi di atas ruko, sehingga membuat mereka berlarian ke luar sembari meminta tolong.

 Kapolsek Medan Kota Kompol Ronad FC Sipayung yang dikonfirmasi melalui telepon seluler memastikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Ditegaskan, pihaknya tetap melakukan penyelidikan terkait kejadian itu dengan memeriksa alat bukti ke Labfor cabang Medan dan mengambil keterangan saksi. (A9/A19/d)



T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments