Minggu, 20 Okt 2019

PWKI Medan Minta Warga Antisipasi Berjangkitnya 'Penyakit Lifestyle'

bantors Sabtu, 12 Oktober 2019 16:07 WIB
SIB/Dok
PENYAKIT LIFESTYLE : Ketua PWKI Medan Veronika Sitanggang bersama Marketing Indonesia Ramsay Simedarby Healthcare - Malaysia dari Kuala Lumpur Ade Nusyirwan di Medan, Jumat (11/10) berbicara tentang 'penyakit lifestyle'.
Medan (SIB) -Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Medan Dra Veronika Sitanggang MPSi meminta warga antisipasi berjangkitnya 'penyakit lifestyle'. Penyakit jenis itu yang ditimbulkan dari gaya hidup. "Perempuan, khususnya keluarga besar PWKI Medan mengantisipasinya. Hidup di era Revolusi Industri 4.0 rawan terjangkit penyakit lifestyle. Yaitu yang malas bergerak dan sibuk bermedia sosial yang mendatangkan penyakit fisik dan mental," ujarnya saat silaturahim unsur PWKI dari tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sumut hingga PAC Se-Sumut di Hotel Lee Polonia Medan, Jumat (11/10).

Kegiatan yang diadakan bersama dengan Ramsay Simedarby Healthcare Malaysia - Kuala Lumpur, ujar Veronika Sitanggang, untuk memastikan bahwa keluarga besar PWKI tidak terjangkit 'penyakit lifestyle'. Menurutnya, di era serba digital, memang setiap individu harus bersentuhan dengan teknologi tapi harus bijak mengantisipasi terjangkit penyakitnya. "Banyaklah beraktivitas. Mulai aktivitas fisik hingga sosial. Jangan sampai gadget membuat pribadi tidak bersosialisasi dengan lingkungannya," tegas perempuan penggiat pemberdayaan perempuan dari sisi ekonomi dan ahklak tersebut.

"Sebagai manusia berTuhan, jangan sampai kemajuan teknologi membuat pribadi menjalani kehidupan yang sedenter, yaitu tidak aktif secara fisik," papar Veronika Sitanggang sambil mengatakan jika kebiasaan mager (malas bergerak) terus berlanjut, apalagi tidak didukung oleh pola makan yang sehat dan kurang istirahat dapat mendatsngkan penyakit.

Menurutnya, berkegiatan sosial membuang kebiasaan mager. "PWKI Medan melakukan ragam pencerahan untuk meningkatkan kegiatan sosial seperti belajar menanam hidroponic untuk penguatan ekonomi," ujarnya didampingi Sekretaris Ruth Munthe dan Bendahara Tiolina Panggabean.

Sesuai pengalamannya, mager kemungkinan besar mendatangkan penyakit jantung, artritis bahkan kanker. "Kalau perempuan di atas 40, jangan mager karena bila banyak berdiam menimbulkan kekakuan sendi hingga nyeri," paparnya Veronika Sitanggang sambil menjelaskan yang tak banyak gerak pun rentan kena diabetes. "Ini terkait pola makan dan hidup!"

Ia mengatakan, pihaknya menghadirkan Marketing Indonesia Ramsay Simedarby Healthcare - Malaysia dari Kuala Lumpur Ade Nusyirwan untuk sharing guna antisipasi dan pengobatan 'penyakit lifestyle. "Ramsay Simedarby Healthcare - Malaysia di Kuala Lumpur adalah pusat pesehatan kanker, diabetes dan penyakit yang selama ini tidak tersembuhkan menjadi pulih, terbaik di Asia," jelasnya.

Ade Nusyirwan memastikan, pola hidup sehat adalah mencegah penyakit tapi jangan menjadi individu lifestyle tanpa mengikuti pola hidup sehat. "Saya bersedia mendampingi keluarga besar PWKI bila butuh bantuan kesehatan di Malaysia khususnya Kuala Lumpur," tambahnya sambil mengatakan Ramsay Simedarby Healthcare - Malaysia di Kuala Lumpur sangat familiar di lingkungan ekspatriat.

Dalam kegiatan yang diawali kebaktian itu terlihat hadir Ketua PWKI Sumut Defriaty Tamba SPd, Penasihat Ny GS Panggabean Boru Pardede, Sekretaris PWKI Medan Ruth Munthe, Bendahara Tiolina Panggabean, pengurus dan anggota DPC PWKI Se-Medan, serta pengurus PWKI Sumut. (R9/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments