Jumat, 18 Okt 2019

PLN UIW Safari Ramadan ke UP3 Binjai

PLN Diminta Perbaiki Pelayanan, Masyarakat Tidak Terima Ada Pemadaman

admin Selasa, 21 Mei 2019 14:08 WIB
PENYALURAN ZAKAT: Penyaluran zakat pegawai PLN UIW Sumatera Utara dalam program dakwah pembangunan MCK Mushola Nurul Iman Desa Pekubuan, Tanjungpura, Langkat.
Binjai (SIB) -Setelah mengunjungi UP3 PLN Bukit Barisan dan UP3 Nias , Jumat sore (17/5), tim Safari Ramadhan PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara, melanjutkan perjalanan ke UP3 Binjai.

Hadir Manager UP3 Lubukpakam Kishartanto Purnomo Putro, Manager UP3 Medan Utara Rizal Azhari, Manager UP3 Nias Evan Suseno Sirait, jajaran Senior Manager, serta Manager UP 3 Binjai Dicky Hiwardi sebagai tuan rumah serta pihak Yayasan Baitul Maal (YBM).

Pada kesempatan itu juga hadir Sekjen Gatrik DJP Kementerian ESDM Nasir, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat (DJBB) Haryanto WS, EVP Operasi Regional Sumatera Supriyadi, GM UIP SBU Octavianus Padudung, GM Kitsum Weddy B Sudirman dan GM UIK SBU Bambang Iswanto.

GM PLN UIW Sumut Feby Joko Priharto sebagai pimpinan Safari Ramadhan dalam kegiatan tersebut mengatakan, tak hanya sekadar melakukan kunjungan untuk memupuk silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi berkah rezeki dari sebagian harta penghasilan yang dipotong dari setiap pegawai Muslim di PLN wilayah Sumatera Utara.

"PLN memiliki suatu yayasan namanya Yayasan Baitul Maal (YBM). Yayasan ini mengumpulkan dana dari potongan zakat harta seluruh pegawai. Dan untuk di Sumatera Utara, 100 persen pegawai Muslim semuanya bersedia menyalurkan zakatnya melalui YBM" kata Feby.

YBM PLN Wilayah Sumatera Utara hingga Mei 2019 telah menyalurkan zakat sebesar Rp2,7 miliar lebih untuk umat Muslim. "Kami memang berkomitmen untuk menyalurkan semua saldo yang tersisa di bulan barokah ini, sehingga nantinya tidak tersisa lagi setelah bulan Ramadan. Dalam kegiatan di UP3 Binjai ini, akan dibagikan uang sebesar Rp54 juta untuk 108 kaum dhuafa", kata Joko.

Sementara, dalam kegiatan tersebut, Direktur DJBB, Haryanto WS mengatakan, terkait sistem elektrifikasi di tanah air, yang masih perlu perbaikan adalah mengenai kehandalan jaringan.

"Seringnya gangguan. Ini juga akan sangat berpengaruh dalam menarik investor. Kita kalah bersaing dengan negara-negara tetangga dan juga dalam menarik investasi adalah faktor kehandalan dan mutu tenaga listrik kita. Karena itu, selain kecukupan dengan ditandai surplus, mari terus kita tingkatkan kehandalan jaringan kita sehingga semakin baik", katanya.

Haryanto juga berharap, kalau pun terjadi pemadaman, hendaknya bisa ditangani secepatnya sehingga tidak berlangsung lama.

"Ini yang sering ditanya yakni soal tarif listrik. Dengan selesainya pembangkit-pembangkit besar dan transmisi, Insyaa Allah dalam beberapa tahun ke depan harga listrik akan lebih murah dibanding negara-negara di Asia Tenggara. Ini pasti akan menjadi daya tarik. Impian listrik semakin murah dan semakin kompetitif akan terwujud. Sehingga ini akan mendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia," ujarnya optimis.

Ia meminta jajaran PLN di Sumatera Utara untuk meningkatkan pelayanan PLN . Sekarang masyarakat tidak lagi bisa menerima pemadaman baik kekurangan gas, minyak atau alasan lain termasuk pemeliharaan, masyarakat juga tidak mau tau. Taunya listrik di rumah saya padam. Listrik pelayanannya tidak baik," ujarnya mengingatkan. (Rel/M01/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments