Kamis, 18 Jul 2019

Muhammad Jafar Ikuti Kompetisi Penemu Inovasi Dunia SIEI di China

admin Rabu, 09 Januari 2019 16:18 WIB
Medan (SIB)-Pemprovsu mengapresiasi dan mendukung Muhammad Ja'far Hasibuan yang menjadi delegasi Indonesia untuk mengikuti Kompetisi Penemu Inovasi Dunia Shanghai International Exhibition of Inventions (SIEI) di Shanghai World Expo Exhibilition Hall, China pada 19-21 April 2019. Diharapkan, Ja'far dapat meraih juara dan mengharumkan nama Indonesia, khususnya Provinsi Sumut.

Hal itu disampaikan Sekdaprovsu Sabrina ketika menerima audiensi Muhammad Ja'far Hasibuan di ruang kerjanya di Kantor Gubsu Jalan Diponegoro No. 30 Medan, Senin (7/1).

Sabrina juga berpesan, agar kegiatan tersebut tidak menjadi beban. Kompetisi harus dihadapi dengan dengan hati yang tenang dan fokus. "Hadapilah kompetisi ini dengan hati yang tenang dan fokus, sehingga seluruh kemampuan dan potensi dapat dimaksimalkan untuk meraih juara. Semoga berhasil," ujarnya.

Sebelumnya, Muhammad Ja'far Hasibuan yang juga Duta Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara menuturkan, dirinya menjadi delegasi Indonesia untuk mengikuti Kompetisi Penemu Inovasi Dunia SIEI di Shanghai China dengan salah satu inovasinya yang berjudul "Use of Terasi as an Alternative Treatment for Skin Diseases for Humans and Animal". Dia telah berhasil meraih
Santripreneur Award 2018 kategori Boga Olahan Makanan Tingkat Nasional dan dinyatakan lolos oleh Indonesian Innovation and Invention Promotion Association (INNOPA) melalui suratnya bernomor: 1440/NO /SL XXII /2018.

Dikatakannya, Santripreneur Award 2018 merupakan even digelar Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) bersama Santripreneur Indonesia pada acara Indonesia Syariah Fair 2018, yang dibuka Presiden RI Joko Widodo, tanggal 27 November 2018 di Kartika Expo Balai Kartini Jakarta.

Pada even tersebut, Ja'far Hasibuan juga berhasil meraih juara 1 Santripreneur Award 2018 kategori boga Tanaman Langka (olahan pangan) lewat Koperasi Bumi Balakka Paluta. "Produksi olahan pangan Balakka adalah berupa aneka makanan hasil inovasi Balakka dan ramuan Balakka yang merupakan tanaman langka di Paluta (Padanglawas Utara), seperti ini," ujar Ja'far sambil memperlihatkan beberapa hasil olahannya. (A11/d)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments