Kamis, 13 Agu 2020

Menyendiri di Gubuk Reot, Nenek Jamaiyah Butuh Bantuan Dermawan

Rabu, 10 Juni 2015 11:20 WIB
SIB/Pally S
Nenek Jamaiyah berdiri di depan pintu masuk rumahnya yang tidak layak huni di Kelurahan Terjun Medan Marelan. Ia berharap ada dermawan maupun pihak pemerintah yang bersedia membantu merehabilitasi kediamanya.
Belawan (SIB)- Hidup sebatangkara di gubuk yang sudah reot, di Gang Pondok Lingkungan 15 Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan, seorang nenek bernama Jamaiyah (62) membutuhkan bantuan dermawan untuk merehabilitasi rumahnya.

Sejumlah warga di sekitar kediaman nenek Jamaiyah yang ditanyai wartawan mengatakan, di gubuk berdinding papan/tepas yang telah lapuk dan berlubang serta beratap rumbia dan beberapa lembar seng yang juga telah usang, hanya ada satu lampu penerangan listrik yang arusnya ditarik menggunakan kabel dari salah satu rumah warga.

Saat hujan mengguyur, air akan menembus atap rumbia rumahnya. Terpaan angin malam pun selalu terasa menusuk tulangnya karena hampir seluruh dinding rumah rusak.

Tidak ada harta benda yang berharga di gubuk derita nenek Jamaiyah itu. Hanya ada sebuah televisi dan tempat tidur usang serta peralatan rumah tangga  sederhana.

Kondisi lantai rumah pun sangat tidak sehat sehingga nenek Jamaiyah rentan terserang penyakit. "Kabarnya anak nenek itu ada tiga orang, tapi kita tidak tahu pasti kenapa nenek Jamaiyah memilih tinggal di rumah ini," ujar Khairul yang merupakan salah satu warga di lingkungan itu kepada wartawan, Selasa (9/6).

Salah seorang ibu rumah tangga yang mengaku sebagai menantu nenek Jamaiyah yang ditanyai wartawan mengatakan, ia dan suaminya telah berulang kali mengajak sang nenek tinggal bersama mereka tetapi ia selalu menolak dan memilih tinggal di rumah tidak layak huni tersebut. "Jamkesmas maupun  BPJS tidak dapat tetapi jatah Raskin ia ada menerima," jelas salah seorang warga.

Diharapkan ada dermawan maupun pemerintah yang bersedia membantu nenek Jamaiyah untuk memperbaiki gubuknya serta mendapatkan BPJS Kesehatan, sebab akhir-kahir ini nenek tersebut sering sakit. (A9/q)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments