Selasa, 19 Nov 2019

Medan- Deliserdang Dapat Kiriman Kabut Asap

* Aktivitas Pelayaran di Belawan Masih Normal
admin Kamis, 19 September 2019 12:35 WIB
SIB/Pally S
Kabut Asap : Kabut asap diduga akibat Karhutla di kawasan Riau, mulai menyelimuti kawasan Perairan Belawan, Rabu (18/9).
Medan (SIB) -Wilayah Kota Medan dan Deliserdang mulai terdampak kabut asap kebakaran yang terjadi di Riau dan sebagian wilayah Sumut. Sehingga wilayah Kota Medan, Rabu (18/9) terlihat mendung karena diselubungi kabut asap.
Kejadian itu juga hasil pengamatan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I di Medan.

Kepala BMKG Wilayah I Edison Kurniawan mengatakan, kabut asap ini terpantau dari satelit Terra dan Aqua terdapat enam titik panas atau hot spot pertanda adanya kebakaran lahan atau hutan, dengan tingkat kepercayaan di atas 50% di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

"Seperti di daerah Asahan, Humbahas, Paluta dan Labuhanbatu, dimana pola angin di Sumut bertiup dari arah tenggara sehingga barat daya yang mengakibatkan wilayah Medan dan Deliserdang terdampak asap," kata Edison kepada wartawan.

Lanjutnya, dari pengamatan saat ini kelembaban udara cukup tinggi atau RH 80% dan suhu udara 27 derajat celcius. "Kita mengindikasikan adanya kabut bertahan pada pagi hingga siang hari karena hujan akan terjadi pada malam hingga dini hari," sebutnya.

Begitupun, lanjut Edison untuk Medan dan sekitarnya prediksi BMKG akan terjadi hujan. Sedangkan untuk jarak pandang ada pada 7 Km pada pukul 13.00 WIB tadi.

pelayaran masih normal
Kabut asap diduga akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Riau juga mulai menyelimuti Perairan Belawan, Rabu (18/9).

Pantauan wartawan di Pelabuhan Belawan, Rabu sore, kabut asap berwarna putih di Perairan Belawan, sangat jelas terlihat dari dermaga Pelabuhan Ujung Baru, maupun Gabion Belawan mengarah ke laut lepas.

Meskipun kabut asap mulai menyelimuti kawasan Pelabuhan dan Perairan Belawan, kegiatan bongkar muat dan arus keluar masuk kapal niaga masih berjalan normal.

Kondisi tersebut menandakan, bahwa kabut asap itu belum mengganggu pelayaran kapal niaga.

Selain itu, sejumlah kapal penangkap ikan juga masih beroperasi normal, keluar masuk Pelabuhan Perikanan Gabion, Belawan maupun tangkahan kapal nelayan skala kecil di kawasan tanggul Sungai Deli, Belawan, Medan Labuhan dan Marelan.

Ka Humas Belawan International Container Terminal (BICT), PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1, Irfansyah yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, meskipun kabut asap mulai menyelimuti kawasan Perairan Belawan, kegiatan sandar kapal dan bongkar muat peti kemas di dermaga BICT masih berjalan normal.(M17/M07/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments