Selasa, 11 Agu 2020
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Masyarakat dan Kades Besitang Langkat Dukung Pembangunan Jalan Tol Binjai-Langsa

Masyarakat dan Kades Besitang Langkat Dukung Pembangunan Jalan Tol Binjai-Langsa

Minggu, 02 Agustus 2020 12:19 WIB
Foto : Ist

Ilustrasi jalan tol

Besitang (SIB)
Masyarakat dan sejumlah kepala desa ada di Kecamatan Besitang menyambut baik serta mendukung rencana pembangunan jalan tol Binjai-Langsa, Aceh, khususnya Segmen Sumatera Utara (Binjai-Langkat) Batas Provinsi di Kabupaten Deli Serdang dan Langkat.

Hal ini disampaikan sejumlah perwakilan warga dan kepala desa yang hadir pada kegiatan sosialisasi publik rencana pengadaan tanah pembangunan jalan tol Binjai -Langsa, Aceh, di Kantor Camat Besitang Langkat, Kamis (30/7).

"Kami mendukung rencana pembangunan jalan tol ini, namun demikian perlu kami sampaikan agar pihak pelaksana proyek termasuk instansi terkait memperhatikan dampak lingkungan yang akan timbul," ujar Kepala Desa Sekoci, Swarisno.

Setiap tahun, lanjutnya, warga Desa Sekoci selalu merasakan dampak banjir dengan ketinggian air bisa mencapai dua meter yang mengakibatkan rumah-rumah penduduk dan berbagai tanaman lainnya, dan khususnya tanaman jeruk manis tenggelam.

Untuk mengatasi permasalahan banjir kiriman dari hulu Sungai Besitang yang satu kali dalam setahun itu pasti akan terjadi, maka diminta kepada tim pelaksana pembangunan jalan tol, agar membangun jembatan layang di sepanjang jalur jalan tol yang akan dibangun melintasi Desa Sekoci.

Jika jembatan layang tersebut tidak dibangun, maka dikuatirkan genangan dan terjangan air banjir akan semakin parah yang dampaknya akan merusak tanam-tanaman yang merupakan sumber utama perekonomian masyarakat desa.

Menanggapi usulan atau permintaan sang Kades, Kabag Perbatasan dan Pertanahan Pemvropsu, Erfan Gani Siahaan mengatakan, sebelum melakukan kegiatan pembangunan jalan tol, pihak terkait telah melakukan analisis dampak lingkungan, tanpa harus membangun jalan layang.

Pembangunan jalan tol merupakan salah satu upaya penyediaan sistem transportasi yang efisien, guna menunjang pertumbuhan ekonomi antar wilayah, kata Erfan Gani Siahaan pada kegiatan sosialisasi publik rencana pengadaan tanah pembangunan jalan tol di kantor Kecamatan Besitang Langkat, Kamis (30/7).

Pelaksanaan proyek pembanguan jalan tol ini, lanjutnya, direncakanan dimulai pada awal tahun 2021, dan diperkirakan akan selesai pada tahun 2024 yang akan datang. Untuk itu diharapkan dukungan dari masyarakat luas sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar.

Ia juga mengatakan, konsultasi publik penting, guna menginformasikan berbagai permasalahan yang ada. “Konsultasi publik ini sangat perlu agar warga mengetahui hak dan kewajibannya hingga proses administrasi pembayaran yang akan dilakukan, terkait pembebasan tanah melalui harga ganti rugi yang wajar dan adil,” ungkapnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Alboin Simanjorang mengatakan pihaknya melakukan sosialisasi publik bertujuan agar masyarakat khususnya pemilik tanah yang terkena jalur jalan tol dapat mendukung rencana pembangunan jalan tol Binjai-Langsa.

Diharapkan kepada masyarakat mendukung rencana pembangunan jalan tol dengan memberi tanahnya diganti rugi. Namun, jika ada yang keberatan, pihaknya memberi ruang secara terbuka kepada masyarakat pemilik tanah untuk melakukan gugatan hukum.

Terkait rencana pembayaran ganti rugi tanah, itu akan dilakukan setelah penetapan lokasi tanah usai dilakukan. Kini pihaknya masih melakukan tahapan identifikasi fisik bangunan rumah, tanaman tumbuh serta lokasi tanah yang terkena jalur jalan tol. (M25)

T#gs Jalan Tol Binjai-LangsaKades BesitangLangkatPembangunan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments