Jumat, 13 Des 2019

Unjukrasa di DPRDSU

Massa GMKI Desak Pemerintah dan DPR RI Sahkan RUU PKS

admin Selasa, 11 Desember 2018 14:23 WIB
SIB/Firdaus Peranginangin
Medan (SIB)- Memeringati Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan yang jatuh pada 10 Desember, massa GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) berunjukrasa ke DPRD Sumut, Senin (10/12) menuntut pemerintah segera mensahkan RUU (Rancangan Undang-undang) PKS (Penghapusan Kekerasan Seksual) terhadap perempuan.

Dalam peryataan sikapnya, massa GMKI yang dikordinatori James Watt Sinaga mengatakan, GMKI menuntut seluruh lapisan masyarakat turun tangan untuk melawan kekerasan terhadap perempuan sebagai bentuk penghargaan atas kemanusiaan.

"Kekerasan terhadap perempuan termasuk kekerasan berbasis identitas suku, agama, kepercayaan, ras, orientasi seksual, identitas gender, sehingga semua pihak harus melawannya," katanya.

Dari catatan tahunan Komnas Perempuan 2018, ucap Sinaga, terungkap kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan meningkat 25 persen dari 259.150 kasus pada 2016, menjadi 348.446 kasus pada tahun 2017.

"Berkaitan dengan itu, kami mendorong negara melalui pemerintah dan DPR RI untuk segera mensahkan RUU PKS sebagai bentuk perlindungan hukum kepada perempuan terbebas dari kekerasan seksual. Kami berharap kepada media, pemerintah untuk selalu mendengar perempuan korban kekerasan sebagai bentuk empati dari rasa penghargaan terhadap kemanusiaan," katanya.

Menurut GMKI, saat ini ada potensi kriminalisasi bagi korban yang membela dirinya dari aksi kekerasan, terbukti korban kekerasan seksual, justru mendapat serangan dari pelaku dan pelecehan seksual yang dialaminya. 

Seperti yang dialami Agni yang menjadi korban pelecehan oleh sahabatnya sendiri, malah tidak mendapatkan keadilan atas haknya dan atas kejadian tersebut pemerintah kelihatannya bungkam. "Karena itu, GAMKI Medan meminta pemerintah mewujudkan keadilan HAM (Hak Azasi Manusia) dalam mewujudkan tatanan sosial sesuai nilai kemanusiaan," tambahnya.

Aspirasi massa akhirnya diterima Ketua dan anggota Komisi A DPRD Sumut HM Nezar Djoely dan Ikrima Hamidi seraya berjanji akan segera menyampaikan tuntutan massa GMKI Medan ke pemerintah pusat, agar ditindaklanjuti pemerintah pusat dan DPR-RI.

Aksi massa GMKI di depan pintu gerbang gedung dewan sempat menjadi perhatian pengguna jalan, sehingga memacetkan arus lalu-lintas di Jalan Imam Bonjol, karena massa menggelar aksi treatikal kekerasan terhadap perempuan. (A03/h)

Editor: admin

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments