Jumat, 18 Okt 2019

Mahasiswa Minta KPK Proses Dugaan Korupsi Mantan Bupati Sergai

* Media Massa Diharapkan Independen
Selasa, 12 Mei 2015 10:55 WIB
SIB/Dok
Tujuh orang yang mengaku dari Gerakan Mahasiswa Republik Indonesia (GMRI) berdemo di kantor Gubsu Jalan Diponegoro Medan, Senin (11/5).
Medan (SIB)- Tujuh orang yang mengaku dari Gerakan Mahasiswa Republik Indonesia (GMRI) berdemo di kantor Gubsu Jalan Diponegoro Medan, Senin (11/5).

Koordinator Lapangan Muhammad Abdullah Sitorus didampingi Koordinator Aksi Joko Arif Setiawan, mengatakan mereka menuntut dan meminta KPK secepatnya memroses dugaan korupsi melibatkan Wagubsu HT Erry Nuradi saat masih menjabat Bupati Sergai. Kemudian meminta kepada seluruh media massa untuk selalu bersikap independen dan tetap mempublikasi perkembangan kasus dugaan korupsi di Sumut, termasuk terkait mantan Bupati Sergei. Mereka menyampaikan itu karena hingga kini belum mendapat perhatian atau respon serius dari lembaga penegak hukum maupun media massa di Sumut.

“Makanya sudah sepatutnya kami dari mahasiswa untuk mengawal kasus ini sampai tuntas, supaya hukum menjadi panglima di negeri ini, khususnya di wilayah Sumut,” ucap mereka.

Hingga saat ini, kata mereka, kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) seakan-akan disulap oknum tertentu hingga proses hukumnya tak memiliki perkembangan. “Kasus-kasus tersebut antara lain, dugaan penyelewengan DAK non DR sebesar Rp 8 miliar, dugaan korupsi di Dinas Pendidikan (Disdik) Sergei tentang biaya rehab sekolah Rp 2,7 miliar dan alat peraga sekolah senilai Rp 1,1 miliar. Selain itu, dugaan korupsi penerbitan SPMU sebesar Rp 3,9 lebih,” kata mereka.

Usai menyampaikan aspirasinya, ketujuh mahasiswa itu membubarkan diri. (A14/h)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments