Kamis, 14 Nov 2019

Mahasiswa IMM dan AMKM Unjuk Rasa di Medan

Rabu, 10 Juni 2015 11:15 WIB
Medan (SIB)- Puluhan mahasiswa dari  Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Medan, menggelar aksi demo di ruas Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, persisnya di depan Kantor PMI Sumatera Utara dan depan Mapolresta Medan, Selasa (9/6) siang. Aksi demo itu mengecam aksi represif petugas kepolisian yang mengakibatkan tiga pengunjuk rasa terbakar.

“Kami dari pimpinan Cabang IMM Kota Medan mengecam keras tindakan represif yang diduga dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap kader IMM, yang mengakibatkan 3 kaderi IMM terbakar,” ujar Abdullah salah seorang pengunjuk rasa.

Selain mendesak agar oknum polisi ditindak, melalui orasi-orasi massa juga meminta Komnas HAM agar menindaklanjuti insiden yang menciderai kader IMM.

Seperti diketahui, tiga mahasiswa mengalami luka bakar menyusul demonstrasi yang dilakukan dengan membakar spanduk di Jalan Balaikota, Medan, Sabtu (6/6) lalu. Seorang di antaranya cidera cukup parah karena api sempat menyala di kaki kirinya.

Informasi dihimpun, mahasiswa yang terbakar pada bagian kakinya yaitu. Muhammad Riswan Aswadi (26). Sementara dua temannya, Aulia Asmul Fauzi (21) dan Sapta Lestari (18), juga cidera pada bagian muka dan kaki, diduga akibat jilatan api.

Pantauan wartawan, aksi pengunjuk rasa mendapat pengawalan petugas kepolisian Polresta Medan dan Polsek Medan Timur. Polisi meminta agar masa pengunjuk rasa tidak memblokir jalan.

Di lokasi terpisah, massa Aliansi Mahasiswa Kota Medan (AMKM) juga menggelar unjuk rasa di depan Gedung SPKT Poldasu, Selasa (9/6) siang. Dalam salah satu tuntutannya, massa meminta Kapolri mencopot Kapolresta Medan karena dianggap lalai menjalankan tugasnya, yang mengakibatkan 3 kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumut terbakar saat berunjuk rasa kemarin.

Koordinator Aksi M Abdullah dalam orasinya mengatakan, seharusnya polisi yang menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat harus selalu dekat dengan masyarakat, bukan malah melakukan tindak represif dan mencederai mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya.

"Kami Pimpinan Cabang IMM Kota Medan, mengecam keras atas tindakan represif yang diduga dilakukan aparat kepolisian terhadap kader IMM," sebutnya. (A10/A19/h)


T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments