Kamis, 21 Nov 2019

Mahasiswa Demo Tuntut Transparansi Dispenda Medan

Selasa, 09 Juni 2015 10:25 WIB
Medan (SIB)- Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Peduli Penegak Hukum Gerakan Mahasiswa Penyelamat PAD Kota Medan berunjukrasa di depan Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kota Medan  Jalan A. H Nasution,  Kamis (4/5).

Dalam tuntutannya mahasiswa meminta Pemko Medan agar  te dalam penerimaan PAD Kota Medan dan Centre Point serta meminta Kadispenda Medan juga transparan terkait pungutan restribusi terhadap usaha-usaha yang ada di Centre Point Mall yang menjadi bagian PAD Kota Medan.

Demo yang berlangsung selama 1 jam tersebut  nyaris bentrok pasalnya salah seorang pendemo diduga mengeluarkan kata  "kotor" yang menyebabkan salah seorang petugas Dispenda berang dan memprotes para pendemo dengan mengajak berduel. Untung pihak kepolisian yang mengawal demo sigap melerai  kedua belah pihak dan hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.

Kurang puas melakukan orasi karena tidak bertemu langsung dengan Kepala Dinas Pendapatan Kota Medan, para pendemo yang berjumlah belasan orang  tersebut akhirnya meninggalkan lokasi untuk melanjutkan aksinya   di depan Kantor Wali kota Medan.

Ditanya tanggapannya mengenai  tuntutan para mahasiswa tersebut Yusdarlina selaku Kabid Penagihan Dispenda Kota Medan  mengatakan apa yang disampaikan mahasiswa akan disampaikan kepada atasan,  namun  menurutnya ada yang keliru dan   perlu diluruskan dari tuntutan para pendemo tersebut, pasalnya  Dinas Pendapatan Kota Medan hanya mengelola pajak daerah bukan restribusi “Jadi tidak tepat kalau kita dituding melakukan pemungutan restribusi " ujarnya.

Menurutnya Dispenda saat ini  melakukan 9 pelayanan pajak daerah yang terdiri dari Pajak Hotel, Pajak Hiburan, Pajak Restoran, Pajak PBB, Pajak Parkir, Pajak Air bawah Tanah, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, dan Pajak Sarang Burung Walet.

"Kita transparan dan kalau ada yang belum pas kami bersedia untuk menjelaskannya, berkaitan dengan apa yang diprotes mahasiswa silahkan tunjukkan datanya, lagi pula tuntutan mereka belum sesuai dengan tupoksi dari Dinas kita" ujarnya sambil meninggalkan wartawan. ( DIK-DH/W)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments