Jumat, 13 Des 2019

Logistik Pemilu Disimpan di Gudang, Puluhan Warga Protes

* KPU Deliserdang : Sudah Sesuai Hasil Musyawarah di Kecamatan
admin Minggu, 21 April 2019 12:39 WIB
SIB/Roy Surya Damanik
DIWAWANCARAI: Komisioner KPU Kabupaten Deliserdang, Mulianta Sembiring saat diwawancarai wartawan di pergudangan Intan Iron Jalan Benteng Hilir/Jalan Perhubungan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (19/4).
Medan (SIB) -Puluhan warga memadati pergudangan Intan Iron Jalan Benteng Hilir/Jalan Perhubungan, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Jumat (19/4) dini hari. Mereka menyampaikan protes lantaran logistik pemilihan umum (Pemilu) disimpan di gudang tersebut.

Pantauan wartawan di lokasi, terlihat cekcok mulut antara warga dan petugas logistik di gudang itu. Pemicunya lantaran mereka memertanyakan kenapa penyimpanan logistik Pemilu yang sebelumnya si Kantor Kecamatan Percut Seituan, justru dipindahkan ke gudang itu.

Situasi saat itu sempat memanas. Beruntung petugas TNI dan Polri bersenjata lengkap yang menjaga logistik dapat menenangkan warga.

Komisioner KPU Kabupaten Deliserdang, Mulianta Sembiring, yang diwawancarai wartawan di lokasi membenarkan ada miskomunikasi hingga memancing keributan.

"Kedatangan Pak Gus Irawan dan warga ingin melihat sendiri. Pada dasarnya ada praduga-praduga ataupun bahasa-bahasa yang kurang pas. Namun hari ini, gudang ini, inikan sesuai hasil musyawarah di kecamatan. Yaitu pihak-pihak penyelenggara, Muspika dan Panwascam," ungkapnya sembari menegaskan pemindahan logistik Pemilu sudah dimusyawarahkan sebelumnya.

Setelah ditinjau perwakilan sambungnya, ternyata semua elemen ada di dalamnya. "Apa yang diragukan (warga yang protes-red) ternyata hari ini tidak seperti yang diduga. Semua tersusun rapi.

Mengingat kotak suara yang cukup banyak, sehingga fasilitas pemerintah tidak memadai. Adanya bahasa yang lain-lain yang timbul, misalnya kenapa gudang di sini, kenapa tidak di kecamatan. Kan sudah dimusyawarahkan pihak kecamatan. Buktinya ada itu ditempel logistik gudang Pemilu. Dan saya kira ini tidak ada masalah. Ini hasil musyawarah Muspika plus," jelasnya.

Usai memberikan keterangan kepada wartawan, Mulianta Sembiring kembali menghampiri warga. Ia menyampaikan kepada warga kalau selalu ribut-ribut dan mencurigai seperti itu bagaimana pihak KPU bisa bekerja.

"Kami mau menghitung real countnya. Jadi kepada bapak-bapak yang tidak punya kepentingan lagi diharapkan meninggalkan lokasi. Kami bekerja di sini diikat sumpah. Jadi percayakan pihak penyelenggara. Agar semuanya (pekerjaan) ini tuntas," katanya kepada warga yang kemudian meninggalkan lokasi.(M16/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments