Selasa, 21 Jan 2020

LPA Sebut Ada Penurunan Kekerasan Terhadap Anak di Deliserdang

Kamis, 22 November 2018 11:08 WIB
Lubukpakam (SIB) -Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deliserdang mencatat ada penurunan jumlah laporan yang diterima tahun 2018 untuk kasus kekerasan pada anak. Jika tahun 2017 sebanyak 41 laporan yang diterima namun di tahun 2018 hingga bulan November hanya 29 laporan.

Ketua LPA Deliserdang, Junaidi Malik menjelaskan meski laporan yang mereka terima menurun namun hal ini harusnya bisa ditekan di Deliserdang. Soalnya Deliserdang sudah ditetapkan menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA). 

Dari 29 laporan yang mereka terima itu ada kasus kejahatan seksual, kasus kekerasan fisik dan kasus hak asuh anak hingga kasus penelantaran. Laporan yang paling banyak diterima berasal dari Kecamatan Tanjungmorawa.

"29 laporan itu yang masuk ke kami, kalau yang tidak melapor ke kami kan banyak juga. Mereka melapornya ke Polres ataupun ke Polsek. Kalau kami dari Polres tidak pernah dilibatkan dalam kasus kekerasan anak. Biasanya mereka melibatkan pekerja sosial dari Dinas Sosial," ujar Junaidi saat diwawancara SIB, Rabu (21/11) melalui telepon seluler di Lubukpakam.

Angka kekerasan anak itu disebut Junaidi, masih tergolong tinggi dan diharapkan bisa ditekan lagi pada tahun 2019. "Untuk menekan angka kekerasan terhadap anak harusnya dilakukan upaya preventif dan edukatif. Pemerintah harusnya mendorong peran desa yang mempunyai dana desa. Artinya bupati harus dapat mengeluarkan Perbup (Peraturan bupati) lah minimal. Untuk mendorong penyerapan dana desa untuk dibentuk kelompok Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di tiap-tiap desa," harapnya.

Ia mencontohkan ketika ada kelompok PATBM yang memang instrumennya adalah masyarakat yang menjadi pelopor dan pelapor, kekerasan itu akan terminimalisir. Selain itu juga bisa memutus mata rantai kekerasan yang ada di desanya masing-masing, sehingga gerak langkah predator dengan adanya gerakan masyarakat terpadu ini akan semakin sempit. 

"Beberapa desa yang sudah ada PATBM yaitu Desa Dalu X B Kecamatan Tanjungmorawa dan Desa Sambirejo Timur Kecamatan Percut Seituan,  ketika ada kasus-kasus kekerasan, masyarakat sudah mampu melindungi anak-anak. Karena prinsipnya adalah setiap anak adalah anak kita, anak orang anak kita juga," kata Junaidi.

Junaidi mengaku sedang berada di Belitung untuk menghadiri kongres Anak ke-15 bersama 17 delegasi anak. Disebut kalau LPA Deliserdang akan menyuarakan suara anak-anak di Deliserdang di dalam Kongres itu. Dia berharap apa yang dilakukan, bisa mendapat dukungan penuh dari Bupati Deliserdang untuk menjadi tuan rumah di tahun mendatang. (C06/l)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments