Minggu, 21 Jul 2019

Korupsi Materai Rp2 Miliar, Staf Kantor Pos Medan Dituntut 6 Tahun Penjara

admin Jumat, 12 Juli 2019 12:06 WIB
Sri Hartati Susilawati saat dalam persidangan di ruang utama Pengadilan Negeri (PN), Medan
Medan (SIB) -Staf Keuangan/Benda Pos Materai (BPM) di Kantor Pos Medan, Sri Hartati Susilawati, dituntut enam tahun penjara dalam persidangan yang digelar di ruang utama Pengadilan Negeri (PN), Kamis (11/7).

Dalam tuntutan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aristomy Siahaan menyatakan, terdakwa terbukti korupsi pengadaan Benda Pos Materai (BPM) yang berlangsung dari tahun 2016 hingga 2018 senilai Rp2 milliar.

Selain pidana badan, jaksa penuntut umum juga meminta majelis hakim yang diketuai Ferry Sormin, agar membebankan Sriharti membayar denda Rp200 juta subsidair 6 bulan serta membayar uang pengganti sebesar Rp2 milliar subsidair 6 bulan.

Lebih lanjut dalam tuntutannya, disebutkan JPU bahwa terdakwa berhasil meraup uang dari hasil penjualan materai selama dua tahun sebesar Rp2 miliar yang tidak disetorkan ke kas Kantor Pos.

Pada kasus ini terdakwa bersama Manager Keuangan dan BPM Kantor Pos Medan Marudut Nainggolan (berkas terpisah) di Kantor PT Pos Indonesia Kantor Pos Medan 2000 di Jalan Pos Nomor 1, Kesawan, Medan Barat.

Dari hasil penjualan, terdakwa berhasil membeli dua rumah mewah di Jalan Matahari Blok 5 No. 83 Perumnas Helvetia Medan sesuai KTP dan di Jalan Karya Wisata Komplek Dosen USU No 17, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Medan.(M14/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments