Senin, 09 Des 2019

Kerusakan Jalan di Desa Salahaji Pematang Jaya Langkat Kian Parah

admin Rabu, 14 Agustus 2019 16:35 WIB
SIB/Lesman Simamora
Kerusakan jalan utama Desa Salahaji menuju Kecamatan Pematang Jaya Kabupaten Langkat, kian parah. Foto direkam baru-baru ini.
Langkat (SIB) -Kerusakan infrastruktur jalan di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Pematang Jaya Kab Langkat, kian parah. Salah satunya terdapat di Desa Salahaji Kecamatan Pematang Jaya.

"Kini badan jalan utama Desa Salahaji menuju Kecamatan Pematang Jaya dalam kondisi memprihatinkan akibat lapisan permukaan aspalnya sudah banyak yang terbongkar," ujar Hamdani (42), warga setempat kepada SIB baru-baru ini.

Disebutkannya, kerusakan jalan di kawasan sentra pertanian kelapa sawit itu sudah berlangsung selama tiga tahun belakangan ini, namun belum ada upaya perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah.

Dikatakan, jalan yang rusak parah diperkirakan sepanjang 1 kilometer, bahkan nyaris kembali jadi jalan tanah sehingga berdebu tebal ketika musim kemarau dan berlumpur saat musim hujan.

Padahal jalan tersebut, kata dia, diaspal (Lapen) menggunakan APBD Langkat T.A 2015 dengan menelan biaya mencapai Rp 1 miliar, namun kini ruas jalan sudah dalam kondisi rusak parah.

Dampak jalan rusak sangat mengganggu pengguna jalan, khususnya bagi pengendara roda dua dan tiga (betor) yang mengangkut hasil produksi pertanian seperti tandan buah sawit (TBS) untuk dipasarkan keluar.

Bukan itu saja ungkapnya, mobil angkutan barang seperti pick-up atau truk sering terjebak kubangan lumpur yang mengakibatkan para agen enggan turun ke desa. Hal ini juga berdampak terhadap menurunnya harga penjualan TBS khususnya pada musim hujan.

"Akibat kerusakan jalan yang bukan hanya mengganggu pengguna jalan saja, tapi juga merugikan warga petani karena mereka kesulitan mengangkut berbagai komoditas hasil pertanian untuk dipasarkan keluar," ujar Hamdani seraya berharap agar Pemkab Langkat segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut.

Terpisah, Ponidi (35) mengatakan, kerusakan jalan juga terdapat di sejumlah dusun yang ada di Desa Pematang Tengah kecamatan yang sama. "Hingga saat ini cukup banyak jalan penghubung antar dusun hingga jalan utama desa yang belum pernah tersentuh pembangunan aspal," ujarnya kepada SIB baru-baru ini. (M25/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments